Lombok Post
PELESIR Praya

Tak Hanya Air Terjun, Wisatawan Juga Bisa Memancing

1F-BOKS
Dikmen Dikbud Lobar HL Supriadi

Potensi wisata di Batukliang Utara (BKU)A� tidak saja berbicara air terjun, pemandian atau pendakian Gunung Rinjani. Tapi, kolam ikan pun, bisa dijadikan obyek wisata.

***

PANTAUANA�Lombok Post, dibeberapa desa di BKU Lombok Tengah (Loteng), warganya sengaja menggunakan sebagian lahan pertanian dan perkebunan untuk membuat kolam ikan.

Tujuannya, bukan sekadar membudidaya ikan, tapi ada pula kepentingan lain yaitu, menarik wisatawanA� untuk dating.

Bagi yang merasa memiliki hobi memancing, bisa mencoba menikmati suasana yang berbeda ini. Jika ingin menikmati dinginnya mata air, di wilayah utara tersebut, tinggal bergeser ke pemandian Aik Bukak atau air terjun Benang Stokel dan Benang Kelambu.

Berbagai fasilitas itu sengaja dibuat, untuk memudahkan pengunjungA� menikmati hobi, sembari berkumpul bersama keluarga.

Mereka yang membawa anak-anak, tidak perlu khawatir, karena ada pengelola pemancingan, yang sudah menyiapkan kolam renang khusus untuk anak-anak.

Salah satunya, di Desa Aik Buka. Jarak dari pemandian sekitar satu kilometer. Siapa pun yang ingin menikmatinya tidak dipungut biaya alias gratis.

Hanya saja, mereka yang ingin berkunjung sembari memancing, agar membawa perbekalan sendiri, karena ditempat itu jauh dari pedagang.

Beberapa waktu lalu, Wakil Bupati Lalu Pathul Bahri dan sejumlah pejabat SKPD lingkup Pemkab berlibur di lokasi pemancingan tersebut.

a�?Inilah kekayaan wisata alam kita di wilayah utara itu. Bisa dikatakan lengkap, ada air terjun, kolam renang, kolam ikan, pendakian Rinjani, taman kopi, panorama persawahan dan sebagainya,a�? ujar Kepala Dinas Budpar HL Muhammad Putrie.

Di wilayah utara, dikenal dengan kekayaan sumber mata airnya yang melimpah ruah, dingin dan sejuk. Sehingga, tidak perlu khawatir, mau datang kapan pun, pengunjung bisa menikmatinya.

Bagi yang ingin berwisata memancing, sembari menikmati hidangan lesehan, ada juga dibeberapa titik di Desa Aik Berik.

Yang menjadi pekerjaan rumah Disbudpar hingga saat ini adalah, fasilitas, sarana dan prasarana seperti penginapan.

Karena, sejak kekayaan alam di wilayah utara itu mencuat ke publik dan ramai dikunjungi wisatawan belum ada investor yang ingin membangun fasilitas yang satu itu.

a�?Ditengah kekurangan dan kelebihan yang dimiliki di obyek wisata wilayah utara, kami tetap menggalakkan promosi. Mari datangkan ke daerah kami tercinta,a�? seru Putrie.(Dedi Shopan Shopian/Lombok Tengah/r3)

Berita Lainnya

Waspada Banjir Kiriman!

Redaksi LombokPost

Jangan Larang Anak-Anak Masuk Masjid

Redaksi LombokPost

Dinas Pendidikan Loteng Gelar Latihan Dasar Kepemimpinan

Redaksi LombokPost

Hujan Datang, Longsor Mengancam

Redaksi LombokPost

Anggaran Tidak Terduga Tetap Tersedia

Redaksi LombokPost

PAD Bocor, Pemkab Libatkan BPK

Redaksi LombokPost

Juara Lagi, NTB Raih Destinasi Wisata Halal Terfavorit 2018

Redaksi Lombok Post

Jangan Jadi TKI Turun Temurun

Redaksi LombokPost

Hujan Mulai Minta Korban

Redaksi LombokPost