Lombok Post
Sumbawa

Lahan Rumah Apung Labuan Lalar Bermasalah

TALIWANG – Lahan pembangunan rumah apung di Desa Labuan Lalar, Kecamatan Taliwang diduga illegal. Sebab, sebagian lahan proyek tahun anggaran 2015 dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat diklaim warga.

Klaim warga ini berdampak pada proyek. Kontraktor pelaksana belum juga menyerahkan rumah apung kepada Pemda Kabupaten Sumbawa Barat (KSB).

Kepala Bagian Administrasi Pemerintahan Setda KSB M Endang Arianto dikonfirmasiA�A�tidak membantah persoalan lahan proyek rumah apung. Beberapa bulan terakhir ini, kata dia, tanah tersebut diklaim warga.

a�?Pemda kurang selektif memperhatikan status kepemilikan tanah itu,a�? tegasnya.

Lahan rumah apung kabarnya aset desa. Kepastian itu berdasarkan pengakuan pemerintah Desa Labuan Lalar. Seharusnya, sambung dia, sebelum proyek bergulir, statusA�A�tanah yang harus disediakan Pemerintah daerah clean and clear.

a�?Kala itu pemda berkesimpulan, bagaimana proyek bantuan pemerintah pusat diselamatkan, agar tidak dipindahkan ke daerah lain,a��a�� bebernya.

Adanya permasalahan ini, lanjut dia, pemda akan mencarikan solusi terbaik dengan pemilik lahan. Kendati demikian, pemda belum mengetahui siapa pemilik sah atas lahan itu.

Dalam waktu dekat ini pemda bersama Badan Pertanahan Nasional (BPN) akan menelusuri pemilik sah atas lahan-lahan tersebut. a�?Jika ada yang mengklaim, kita akan terima. Namun harus dibuktikan dengan surat atas kepemilikan yang sah,a��a�� tegasnya.

Terkait harga pembayaran tanah, pihaknya belum bisa memastikan. Karena yang berhak menentukan harga tanah itu tim independen.

a�?Tim yang diakui pemerintah pusat melalui Kementerian Keuangan dan Kementerian Agraria,a�? tandasnya.

Ketua Komisi I DPRD KSB M Thamzil sangat menyayangkannya kecerobohan pemda. Ia menilai pemda tidak selektifA�A�menerima dan menempatkanA�A�proyek bantuan pusat. Apalagi bantuan itu merupakan kebutuhan mendasar yang menopang kehidupan masyarakat.

a�?Sebelum tanah itu ditetapkan sebagai lahan proyek, pemda harus memastikan statusnya dulu,a�? sorotnya. (is/r1)

Berita Lainnya

Dana Bantuan Korban Gempa Cair Pekan Ini

Redaksi LombokPost

Perpustakaan Cempi Jaya Banggakan Dompu

Redaksi LombokPost

Minyak Sumbawa Sangat Layak Menasional

Redaksi LombokPost

Puluhan Lampu Terpasang, Kota Bima Semakin Terang

Redaksi LombokPost

KPU Dompu Publikasikan Daftar Caleg Sementara

Redaksi LombokPost

Pelayanan RSUD Sumbawa Mulai Dibenahi

Jalan Teladan-Kelawis dan Batu Rotok Tuntas

Berkas SMKN Lunyuk Dikirim ke Kejaksaan

Istri Jadi TKW, GT Hamili Anak Kandungnya