Lombok Post
Metropolis

Pemadaman Listrik Bisa Ganggu MTQ

RAKOR MTQ-SIR (1)
PENGUSAHA: Ketua Asosiasi Hotel Mataram Reza Bovier (empat dari kanan) berbicara dalam rapat koordinasi MTQ Nasional dengan Pemkot Mataram di Ruang Kenari, Kamis (21/7).

MATARAMA�– Listrik masih sering byarpet. Para pelaku usaha di Kota Mataram dibuat harap-harap cemas. Kondisi ini dikhawatirkan dapat mengganggu Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional ke-26 di Mataram.

Untuk itu, pengusaha hotel meminta jaminan tidak ada pemadaman selama acara berlangsung. Hal ini diungkapkan para pengusaha saat bertemu dengan Wakil Wali Kota Mataram H Mohan Roliskana di Ruang Kenari, kemarin (21/7).

Ketua Asosiasi Hotel Mataram, Reza Bovier mengungkapkan, beberapa hari terakhir listrik masih sering padam. Padahal hotel tengah sibuk-sibuknya melayani tamu dalam acara Hari Anak Nasional (HAN). Komplain dari tamu pun tidak bisa dibendung.

Ia khawatir kondisi ini kembali terjadi pada saat MTQ Nasional sedang berlangsung. Jangan sampai pemusatan daya besar-besaran ke lokasi acara mengorbankan pasokan listrik ke hotel dan tempat lainnya. Sebab dalam waktu bersamaan, hotel atau restoran juga tidak kalah sibuk melayani tamu MTQ yang lain.

Jika sekali dimatikan, maka dampaknya akan sangat besar. Pelayanan hotel secara keseluruhan akan terganggu. a�?Masalah listrik harus dijamin, jangan sampai mati,a�? kata General Manajer Hotel Santika ini.

Selain itu, suplai kebutuhan bahan makanan jangan sampai kurang. Pasca lebaran topat, telur di Mataram menjadi langka. Termasuk suplai kotak jajan dan sebagainya dikhawatirkan tidak mampu memenuhi kebutuhan selama MTQ. a�?Masalah listrik dan suplai-suplai lainnya harus dijamin,a�? harapnya.

Pada kesempatan itu, Reza juga mengusulkan agar kedepan Kota Mataram mengadakan diskon bersama setiap awal tahun. Sebab pada bulan Januari, Februari, Maret tingkat hunian kita di kota turun drastis. Maka maka perlu digelar Mataram Great Sale untuk menarik wisatawan datang pada bulan tersebut.

Sementara itu, Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) NTB Gusti Lanang Patra mengaku, sudah merasakan dampak event-event nasional yang diadakan di Mataram. Pihaknya juga sudah merespon dengan memperbaiki kinerja pelayanan dengan menyiapkan karyawan, tambahan fasilitas seperti sajadah, Alquran dan arah kiblat.

a�?Selain itu setiap hotel berbintang diwajibkan menyediakan satu unit kendaraan operasional tamu,a�? jelasnya.

Menurutnya, potensi dan daya dukung Mataram sebagai kota MICE sudah sangat memadai. Hal ini didukung dengan letak geografis yang sangat strategis di tengah-tengah Pulau Lombok. a�?Untuk itu semua pihak harus saling mendukung,a�? katanya.

Menanggapi hal ini, H Mohan Roliskana berharap PLN tetap konsisten pada janjinya untuk tidak melakukan pemadaman selama MTQ berlangsung. Ia yakin pihak PLN akan memikirkan hal ini, sehingga tidak akan melakukan pemadaman.

Terkait masalah kebersihan, Pemkot Mataram memberikan perhatian khusus dan sudah menyiapkan strategi agar kota tetap bersih selama acara berlangsung.

Mohan meminta kepada para pelaku usaha di Kota Mataram untuk ikut serta mensukseskan acara ini. Misalnya dengan tidak memasang harga terlalu tinggi bagi para tamu. Penyewaan mobil, hotel dan restoran dengan harga sewajarnya. Ia tidak ingin kenyamanan para tamu terganggu dengan masalah seperti ini.

a�?Untuk para pedagang kaki lima, lapaknya akan diseragamkan agar sama,a�? ujarnya.

Agar acara MTQ lebih meriah, para pengusaha juga diminta untuk memasang asesoris bertema MTQ di lokasi masing-masing. Seperti umbul-umbul, spanduk, lampu lampion atau gapura. Ia menjamin dinas pertamanan tidak akan melakukan penertiban. a�?Kita harus menciptakan suasana yang kondusif dan aman,a�? imbuhnya. (ili/r6)

Berita Lainnya

Ahyar Bakal Evaluasi Muslim

Redaksi LombokPost

UMK Jadi Pertimbangan Kenaikan Upah Honorer

Redaksi LombokPost

Hindari Berkendara Saat Hujan Lebat

Redaksi LombokPost

Pembuatan RISHA Kini Masalahnya Kekurangan Tukang

Redaksi LombokPost

Modal Awal Rp 800 Ribu, Kini Omzetnya Rp 2,5 Juta Sehari

Redaksi LombokPost

Hujan Deras, PDAM Tetap Ngadat

Redaksi LombokPost

Penyakit Menular Serang Anak Pengungsi

Redaksi LombokPost

Waspada ! Semua Pohon Berpotensi Tumbang!

Redaksi LombokPost

Lahan Menyempit, Petani Terjepit

Redaksi LombokPost