Lombok Post
Metropolis

Hotel Diingatkan Pakai Produk Lokal

Sekretaris daerah (Sekda) NTB Rosiady Sayuti.

MATARAM – Sekretaris Daerah (Sekda) NTB Rosiady Sayuti kembali mengingatkan semua pemilik hotel di NTB menggunakan produk-produk lokal. Terutama untuk memenuhi kebutuhan hotel.

a�?Kita sudah ingatkan terus pemilik hotel agar menggunakan produk lokal,a�? kata Rosiady.

Ini terutama dilakukan jelang pelaksanaan MTQ tingkat nasional XXVI. Diharapkan semua hotel maupun tempat makan bisa memajang produk lokal. Sehingga, para tamu dari luar daerah yang akan berbondong-bondong datangA� ke Lombok pun bisa lebih mengenal keunggulan produk dalam daerah.

Pada akhirnya, kemajuan industri kerajinan lokal diyakini bisa menumbuhkan perekonomian masyarakat. Ini sekaligus sejalan dengan upaya pemerintah untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkualitas dan dampaknya bisa dirasakan langsung oleh masyarakat.

“Mulai dari furniture hotel hingga seragam pegawainya harus dari produk lokal. Misalnya, pakai tenun Sasambo,” ujarnya.

Menurutnya, keberadaan hotel dan restauran harus memberikan dampak positif terhadap perekonomian masyarakat. Apalagi, NTB memiliki potensi wisata yang besar dan belakangan ini sedang dibanjiri pengunjung seiring dengan berbagai agenda kegiatan nasional maupun internasional.

Senada juga disampaikan Wakil Gubernur NTB H. Muhammad Amin. Amin menginginkan pelaksanaan MTQ nasional tahun ini tidak saja sukses menghantarkan kafilah NTB sebagai juara. Melainkan, MTQ nasional juga diharapkan bisa mendongkrak perekonomian NTB sebagai tuan rumah tahun ini.

a�?Hajatan MTQ nanti harus bisa dirasakan manfaatnya oleh pelaku ekonomi kita hingga yang di bawah. Bagaimana caranya kita giring tamu yang datang agar memborong produk lokal kita,a�? kata Amin. (uki/r9)

Berita Lainnya

Ahyar Bakal Evaluasi Muslim

Redaksi LombokPost

UMK Jadi Pertimbangan Kenaikan Upah Honorer

Redaksi LombokPost

Hindari Berkendara Saat Hujan Lebat

Redaksi LombokPost

Pembuatan RISHA Kini Masalahnya Kekurangan Tukang

Redaksi LombokPost

Modal Awal Rp 800 Ribu, Kini Omzetnya Rp 2,5 Juta Sehari

Redaksi LombokPost

Hujan Deras, PDAM Tetap Ngadat

Redaksi LombokPost

Penyakit Menular Serang Anak Pengungsi

Redaksi LombokPost

Waspada ! Semua Pohon Berpotensi Tumbang!

Redaksi LombokPost

Lahan Menyempit, Petani Terjepit

Redaksi LombokPost