Lombok Post
Kriminal

Korban Pembobolan ATM, Ancam Gugat Bank

BERIKAN KETERANGAN : Korban pembobolan ATM, Eric Alderwireld asal Perancis memberikan keterangan kepada penyidik di ruang pemeriksaan Subdit II Ditreskrimsus Polda NTB, kemarin (22/7).

MATARAM – A�Korban pembobolan ATM Eric Alderwireld geram dengan sistem keamanan perbankan tempatnya menabung. Karena uang yang disimpannya di rekening Bank BCA senilai Rp 82 juta amblas dibobol maling. A�Sehingga, warga negara Perancis itu langsung melaporkan musibah yang menimpanya ke Polda NTB, selasa (11/7) lalu. A�Selain itu, Eric mangaku A�sudah melaporkan musibah yang menimpanya kepada pihak bank. Namun, sampai saat ini uang yang amblas tersebut tak digantikan.

a�?Sampai sekarang, uang saya belum kembali,a�? ucapnya menggunakan bahasa Indonesia dengan nada terbata-bata saat ditemui di Mapolda NTB kemarin (22/7).

Jika nanti uangnya tidak dikembalikan, pria A�45 tahun itu berencanaA� menggugat pihak bank. Rencananya, ia akan menyiapkan penasihat hukum untuk mendampinginya.

a�?Kita lihat dulu. Apakah akan diganti atau tidak,a�? jelasnya.

Eric merasa kecewa dengan sistem pengamanan yang dimiliki oleh bank. Untuk itu, dia menuntut pihak bank untuk tetap bertanggung jawab.

a�?Bank harus ganti,a�? ucapnya berulang-ulang.

Eric menceritakan, sebelumnya, ada seorang temannya juga yang pernah tertimpa musibah seperti dirinya. Saat itu, tabungan temannya disimpan di Bank BNI sebesar Rp 20 juta. Namun, isi rekeningnya juga terkuras. Meski demikian, pihak bank tetap mengganti uang tersebut. a�?Tak seperti di negara saya. Kita menabung di bank. Sepenuhnya dipertanggungjawabkan isi tabungan. Kalau hilang diganti,a�? jelasnya.

Sementara itu, Kasubdit II Ditreskrimsus Polda NTB AKBP Darsono Setyo Adjie mengimbau, pihak perbankan bertanggung jawab terhadap kerugian nasabah. Karena itu sudah jelas diatur dalam undang-undang.

a�?Nasabah juga sudah dilindungi oleh undang-undang,a�? jelasnya.

Jika bank tidak memberikan jaminan ganti rugi kepada nasabah. Jelas akan melanggar aturan.

a�?Ini masalah kepercayaan. Jadi, bank harus juga memberikan jaminan kepercayaan itu,a�? tukasnya. (arl/r3)

Berita Lainnya

Rekanan Proyek THR Diklarifikasi

Dae Ferra Berkelit Tak Terima Fee

Cari Selamat, Maling Amatir Hianati Kawan

Dorfin Dituntut 20 Tahun Penjara

Redaksi LombokPost

Jaksa Usut Pengadaan Bibit THR

Redaksi LombokPost

Terpidana Kasus Hutan Sekaroh Melawan

Redaksi LombokPost

Kadis Hingga Kades Terjerat Tipilu

Redaksi LombokPost

Curi Motor Guru “Bonus” Sebutir Peluru

Redaksi LombokPost

Dae Ade Tandatangan Kontrak, Dae Ferra Urus Proyek

Redaksi LombokPost