Lombok Post
Praya

Sisipkan Deklarasi Menuju Prestasi Anak

BERKREASI: Sejumlah anak-anak di Lombok Tengah saat menunjukkan kreasinya melalui mewarnai dan menggambar di Bencingah, alun-alun Tastura, Praya beberapa waktu lalu.

Lombok Tengah (Loteng), menjadi salah satu lokasi peringatan Hari Anak Nasional. Puncaknya hari ini (23/7) dan rencananyaA� dihadiri dua Menteri.

***

ACARA puncak, akan diisi dengan deklarasi stop kekerasan dan pelecehan seksual terhadap anak. Sederetan kegiatan digelar Pemkab Loteng, bersama lembaga terkait seperti jalan sehat, pawai, lomba menggambar, mewarnai, desain poster dan lomba fotografi.

Menurut rencana, acara puncak akan dihadiri Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Puan Maharani, Menteri Pemberdayaan Perempuan Dan Perlindungan Anak Yohana Susana Yembise. Kegiatan dilaksanakan di Bencingah, alun-alun Tastura.

Loteng, kata Sekda HL Supardan kebagian tempat menyelenggarakan Hari Anak Nasional. Puncak kegiatan, dilaksanakan di Kota Mataram. Pesan yang bisa dipetik dari kegiatan tersebut yaitu, membawa anak-anak lebih berpretasi dari segala hal, tidak saja di sekolah. Tapi, lebih dari itu.

Peran orang tua, sekolah, lingkungan, pemerintah dan aparat sangat penting, dalam mendorong suksesnya anak-anak. Jika seluruh komponen itu bersatu, maka tidak ada namanya kekerasan anak, apalagi pelecehan seksual. Yang ada, prestasi sekolah, prestasi olahraga dan prestasi ilmu pengetahuan serta agama.

Berbagai prestasi itu, diharapkan mampu membawa anak-anak menuju cita-citanya masing-masing, hingga mengharumkan nama orang tua, daerah dan bangsa. Susunan deklarasi dan berbagai rangkaian kegiatan, kata Supardan telah dibahas jauh-jauh hari sebelumnya.

a�?Mari kita bersama-sama mengarahkan anak-anak kita, menuju prestasi gemilang,a�? seru orang nomor satu dijajaran birokrasi Loteng tersebut.

Caranya cukup mudah, menurut Supardan orang tua dan sekolah, cukup mengawasi anaknya masing-masing, mengisi waktu sebaik-baiknya untuk hal yang positif.

Orang tua dan sekolah juga, harus mengawasi penggunaan telepon genggam canggih dan teknologi internet kepada anak. Kalau pun terpaksa diberikan, agar dilakukan pendampingan dan pengawasan, sehingga tidak disalahgunakan.

a�?Dari kita sebagai orang tua, mari kita berikan contoh yang baik buat anak-anak kita dirumah. Bila perlu, ajak anak-anak kita kembali ke masa lalu,a�? ujarnya.(Dedi Shopan Shopian Bersambung/r3)

Berita Lainnya

Polres Loteng Siap Bersinergi Dengan Media

Redaksi LombokPost

Penangan Pascagempa Lamban

Redaksi LombokPost

SMPN 3 Jonggat Terapkan Pembelajaran Berbasis Siswa

Redaksi LombokPost

Pemkab Loteng Siapkan Nikah Massal Gratis

Redaksi LombokPost

Jaksa Kumpulkan 96 Kades Terpilih

Redaksi LombokPost

Dewan Pertanyakan Penyedia Panel RISHA

Redaksi LombokPost

Kadis Baru Ditugaskan Perangi Calo

Redaksi LombokPost

PT Angkasa Pura I Salurkan Dana Pinjaman Mitra Binaan

Redaksi LombokPost

Pemkab Loteng Bangun Pendeteksi Tsunami

Redaksi LombokPost