Lombok Post
Bima - Dompu

Ajak Ambil Mangga, Buruh Tani di Bima Garap Siswi SMP

ilustrasi dok. www.jpnn.com

BIMA – Bunga (nama samaran), 14 tahun diduga diperkosa seorang buruh tani AA (Inisial), 30 tahun. Aksi bejat pelaku ini ternyata sudah lama.

Gadis yang tercatat sebagai siswi di salah satu SMP di Kabupaten Bima ini sudah lima kali digagahi. Korban kali pertama disetubuhi di kebun.

Kasatreskrim Polres Bima Kabupaten AKP Ericson menjelaskan, dugaan pencabulan ini berawal dari pembicaraan warga setempat. Kabar itu pun sampai juga ke telinga keluarga korban. Lalu, keluarga menanyakan kepada korban.

a�?Keluarga korban kaget mendengar kabar anak mereka digangguin (dicabuli),a�? kata Ericson, Sabtu (23/7).

Setelah ditanya, korban akhirnya bercerita. Ia mengaku pelaku sudah lima kali mencabulinya. Selama ini, ia sengaja menyembunyikan perbuatan bejat buruh tani itu dari keluarga.

Korban takut dengan ancaman pelaku. Karena, saat menggarap korban, pelaku sempat mengancam akan membunuhnya.

a�?Korban takut menceritakan itu ke orang lain, karena selalu diancam akan dibunuh,a�? ungkapnya.

Ericson mengaku, keperawanan korban kali pertama direnggut pertengahan 2015 lalu. Saat itu, korban diajak pelaku bersama temannya ambil mangga di kebun. Setiba di kebun, pelaku menunjukkan tingkah yang aneh.

Pelaku memaksa korban untuk melayani birahinya. Sementara, rekan pelaku saat itu sudah pergi.

a�?Korban sempat memberikan perlawanan. Tapi pelaku memaksa dan menggagahi korban,a�? jelas Ericson.

Ulah pria beristri itu berlanjut. Korban kembali digarap. Pelaku menggahinya di sawah, pinggir kali, dan rumah. Kini, kasus dugaan pencabulan telah dilaporkan ke polres. Sementara, pelaku hingga kemarin belum diamankan.

Ericson membeberkan, kasus pencabulan tersebut dilaporkan korban didampingi keluarga, Selasa (19/7) lalu.

Penyidik telah meminta keterangan korban. Sementara untuk saksi baru satu orang. Yakni teman pelaku yang sempat diajak ke kebun saat itu.

a�?Korban sudah dilakukan visum. Hasilnya masih kami tunggu,a�? tandasnya.

Ericson menegaskan, pelaku belum diamankan. Karena, penyidik masih menggali keterangan saksi.

a�?Kalau mengarah ke pelaku, kami akan tahan,a�? tegasnya. (yet/r1)

Berita Lainnya

Banyak ASN Tidak Peduli Lingkungan

Redaksi LombokPost

Rumah Warga yang Dirusak Massa Diperbaiki

Redaksi LombokPost

UNBK di Kota Bima, Hari Pertama Mati Listrik, Hari Kedua Lancar

Redaksi LombokPost

Puluhan Cangkang Penyu Dimusnahkan

Redaksi LombokPost

Kasus Bunuh Diri di Dompu Mengkhawatirkan

Redaksi LombokPost

Wawali Bima Dukung Pelatihan IT bagi Santri

Redaksi Lombok Post

KPK dan Jamwas Pantau Kasus Dam Kota Bima

Redaksi LombokPost

Sandiaga Janjikan Kesejahteraan

Redaksi LombokPost

Nongkrong, Punggung Tertancap Panah

Redaksi LombokPost