Lombok Post
Metropolis

DAK Kota Mataram Ditahan Pemerintah Pusat

jalan22
HOTMIX : Beberapa ruas jalan mulai diperbaiki. Langkah ini sebagai komitmen pemerintah untuk terus memperbaiki fasilitas di Kota Mataram.

MATARAM – Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Mataram harap-harap cemas, menunggu kepastian 10 persen anggaran Dana Alokasi Khusus (DAK) yang ditahan Pemerintah Pusat. Sebelumnya alasan dibekukannya 10 persen DAK, karena pendapatan negara, di APBN Murni kurang maksimal.

a�?Statusnya masih dibekukan sementara,a�? kata Kadis PU Mahmudin Tura.

Sampai saat ini pemerintah kota, masih menunggu keputusan selanjutnya dari Pusat, setelah melihat APBN Perubahan 2016. Jika pendapatan negara sesuai target, bukan tidak mungkin, anggaran sebesar Rp 4 miliar dari total DAK jalan yang diterima PU sebesar Rp 43 miliar, bisa dicairkan.

a�?Lumayan untuk perbaiki jalan lagi, bisa 3 sampai 4 kilometer,a�? imbuhnya.

Ruas jalan yang perlu diperbaiki di Kota Mataram saat ini ditaksir mencapai 500 kilometer (km). Namun yang sudah memiliki nama (K1) baru sepanjang 350 kilometer. Di tahun ini, Tura menargetkan, perbaikan jalan mencapai sekitar 40 kilometer. Sayangnya, karena ada kebijakan pembekuan 10 persen, baru sekitar Rp 39 miliar yang bisa dialokasikan untuk perbaikan jalan.

a�?Kalau anggaran segitu, kita turun target dari 40 km ke 36 km,a�? cetusnya.

Ia tak memungkiri ada beberapa jalan yang tempatnya tidak jauh dari pusat pelaksanaan MTQ tahun ini dipercepat pengerjaanya. Namun, anggarannya satu dengan program perbaikan jalan tahun 2016.

a�?Memang itu kita minta dipercepat, karena ada MTQ, tapi itu sudah masuk dalam salah satu program tahu 2016 ini,a�? tandasnya. (cr-zad/r4)

Berita Lainnya

Ahyar Bakal Evaluasi Muslim

Redaksi LombokPost

UMK Jadi Pertimbangan Kenaikan Upah Honorer

Redaksi LombokPost

Hindari Berkendara Saat Hujan Lebat

Redaksi LombokPost

Pembuatan RISHA Kini Masalahnya Kekurangan Tukang

Redaksi LombokPost

Modal Awal Rp 800 Ribu, Kini Omzetnya Rp 2,5 Juta Sehari

Redaksi LombokPost

Hujan Deras, PDAM Tetap Ngadat

Redaksi LombokPost

Penyakit Menular Serang Anak Pengungsi

Redaksi LombokPost

Waspada ! Semua Pohon Berpotensi Tumbang!

Redaksi LombokPost

Lahan Menyempit, Petani Terjepit

Redaksi LombokPost