Headline Praya

Dewan Minta Relokasi PKL Ditunda

PRAYAA�– Komisi I DPRD Lombok Tengah (Loteng), merekomendasikan kepada Pemkab, agar menunda relokasi dan penggurusan terhadap 96 pedagang kaki lima (PKL) di pusat pertokoan Praya. Kecuali, Pemda sudah menyiapkan tempat yang layak untuk para pedagang.

A�a�?Tolong ini diindahkan. Kasihan rakyat kecil,a�? kata Ketua Komisi I DPRD Loteng Samsul Qomar pada Lombok Post, kemarin (24/7).

Untuk mengetahui, apakah rekomendasi itu dijalankan atau tidak, pihaknya mengaku terus memantau perkembangan kebijakan pemerintah. Karena, pihaknya tidak ingin, pelaksanaan MTQ tingkat nasional di Loteng, menjadi alasan utama relokasi dan penggusuran dilakukan.

Terlebih, menurut Qomar para pedagang tersebut, sudah lama menempati beberapa titik area di pusat pertokoan Kota Praya. Jika rencana direlokasi ke terminal pasar Renteng dijalankan, maka fasilitas, sarana dan prasarana di tempat itu, harus tersedia lengkap. Bukan sebaliknya.

a�?Bupati, sejak awal menginginkan terminal Renteng itu diperluas menjadi pasar Renteng,a�? sambung Kepala Dinas Hubkominfo Loteng Lalu Purnama Agung.

Untuk itulah, kata Agung para pedagang di sisi selatan pusat pertokoan Praya, akan direlokasi ke tempat yang baru. Mereka akan dipindah sementara di terminal Renteng. Namun, begitu fasilitasnya terbangun lengkap, maka mereka akan menempati area baru di dalam pasar Renteng. Sedangkan, terminal menurut rencana akan dijadikan pusat perdagangan burung.

a�?Di pusat pertokoan Praya nantinya, akan disiapkan petunjuk area parkir. Pengendara, tidak boleh lagi parkir di pinggiran jalan di utara. Tapi, di selatan,a�? katanya.

Dengan cara itu, kata Agung pusat pertokoan Praya lebih tertib, rapi, indah dan bersih. Hal itu akan diterapkan sebelum MTQ tingkat nasional di buka. a�?Kalau kami, bekerja sebatas menjalankan perintah Perda. Itu saja,a�? kata Kasat Pol PP Loteng Murti, singkat.(dss/r3)

Related posts

Duel Klasik Sarat Gengsi

Iklan Lombok Post

Yuli Masih Jadi Andalan

Iklan Lombok Post

Mantan TKI Kirim Sabu dari Thailand

Redaksi LombokPost