Lombok Post
Headline Politika

Golkar Belum Tentukan Pilihan

Ilustrasi Golkar/ foto jpnn

MATARAM – Partai Golkar belum memutuskan bakal calon Wakil Bupati Lombok Barat. Sejauh ini ada tiga nama yang beredar yakni Nauvar Furqani Farinduan, Hj. Sumiatun, dan H. Umar Said.

Sekretaris DPD II Partai Golkar Lobar Farhan mengatakan belum ada putusan apapun menyangkut bakal cawabup.

“Waktu itu baru sebatas rapat pengurus harian untuk menuju pleno,” ujar Farhan kepada Lombok Post, kemarin (24/7).

Dia membantah sudah ada keputusan hasil rapat pleno terkait bakal cawabup Lobar. Menurut dia, rapat pleno dihadiri oleh semua unsur baik pengurus harian, ketua-ketua pengurus kecamatan, serta dari DPD I Partai Golkar NTB.

Disinggung mengenai peluang tiga kandidat tersebut, Farhan menegaskan belum ada pembahasan apapun sehingga baginya siapapun berpeluang.

Rencananya rapat pleno untuk memutuskan kader yang diusulkan akan berlangsung pada Agustus 2016. “Kalau siapa-siapanya saya gak tahu karena memang belum ada pleno,” paparnya.

Farhan juga enggan mengomentari maraknya informasi yang menyebutkan jika H Umar Said juga akan memperoleh tambahan dukungan partai. Isu beredar bahwa PDI Perjuangan melirik figur Umar Said.

Partai Golkar merupakan salah satu partai pengusung pasangan Zaini Arony – Fauzan Khalid pada pilkada serentak 2013.

Terdapat empat parpol lainnya yakni PDI Perjuangan, PAN, Partai Hanura, dan Partai Demokrat. Hanya saja hingga saat ini seluruh partai pengusung belum ada kata sepakat.

Ketua Harian DPD I Partai Golkar NTB H Misbach Mulyadi menegaskan pihaknya menunggu keputusan DPD II Partai Golkar Lobar.

Dia berharap keputusan tersebut mengakomodasi tiga nama yang selanjutnya akan disampaikan ke DPP.

Sebagai partai politik besar, Golkar dinilai punya mekanisme tersendiri dalam memutuskan calon pemimpin.

Keputusan itu pun ada di tangan DPP Partai Golkar. Terkait munculnya nama Umar Said, Misbach menjelaskan itu merupakan kewenangan hasil rapat pleno DPD II Partai Golkar Lobar.

Secara politis nama Umar Said lebih berpeluang mendapat dukungan Partai Golkar. Lagipula kini Umar tidak lagi menduduki jabatan apapun setelah posisinya sebagai Ketua DPRD NTB digantikan Hj Baiq Isvi Rupaedah.

Umar juga dikenal sebagai mantan Ketua DPRD Lombok.

Terpisah, Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD NTB Raden Nuna Abriadi menegaskan hingga kini partainya tetap pada keputusan awal mengusung H Sardian. Pihaknya juga masih melihat perkembangan politik selanjutnya.

“Belum ada perubahan, sampai saat ini keputusan masih tetap pada Sardian,” papar dia. (tan/r9)

Berita Lainnya

Pak Jokowi, Bebaskan Baiq Nuril!

Redaksi Lombok Post

Penangan Pascagempa Lamban

Redaksi LombokPost

SMPN 3 Jonggat Terapkan Pembelajaran Berbasis Siswa

Redaksi LombokPost

Pemkab Loteng Siapkan Nikah Massal Gratis

Redaksi LombokPost

Hati-Hati, Pohon Mulai Bertumbangan!

Redaksi LombokPost

Jaksa Kumpulkan 96 Kades Terpilih

Redaksi LombokPost

Memahami Potensi Pemuda

Redaksi LombokPost

IGI Pertanyakan Kebijakan Sukiman

Redaksi LombokPost

26 Oven Untuk Petani Tembakau Lotim

Redaksi LombokPost