Lombok Post
Headline Sumbawa

Oknum Dewan Tarik Bantuan Handtraktor

SUMBAWAA�– Bantuan handtraktor yang diberikan salah seorang anggota DPRD Sumbawa A Rahman Atta kepada salah satu kelompok tani di Desa Selante, Kecamatan Plampang ditarik kembali. Penarikan ini dengan alasan pinjam.

Namun, hingga saat ini alat pertanian yang diperuntukkan bagi Kelompok Tani (Koptan) Orong Rea Bawah desa setempat tidak dikembalikan. Kejadian itu cukup disesalkan sekretaris koptan tersebut Sadikin.

Ia menuturkan, penarikan ini terjadi pada Februari lalu. Saat itu, A Rahman Atta mendatanginya dan menanyakan perihal handtraktor itu. Sebab, yang bersangkutan hendak meminjam barang yang sudah diberikan kepada kelompok yang beranggotakan 10 orang tersebut.

a�?Saat meminjam handtraktor itu, A Rahman Atta memberikan uang sebesar Rp 5 juta kepada saya,a�? ceritanya, Sabtu (23/7).

Awalnya, Sadikin mengaku heran karena diberi uang. Ia pun menolak karena khawatir. Kendati demikian, ia tetap meminjamkan handtraktor itu kepada A Rahman Atta. Bahkan, mempersilakan untuk A�membawanya.

a�?Waktu itu saya bilang jangan pak, saya takut. Kalau bapak kasih saya uang, sama saja saya menjual handtraktor ini ke tangan bapak. Apalagi ini punya kelompok, bukan punya saya pribadi,a�? beber Sadikin.

Kemudian Sadikin menyerahkan handtraktor dan berpesan kepada anggota Fraksi PAN ini agar dikembalikan pada April. Setelah waktu yang disepakati tiba, Sadikin meminta bantuan rekannya Agus untuk menghubungi dan menanyakan handtraktor kepada anggota dewan tersebut.

a�?Waktu percakapan kami via telepon dengan pak A Rahman Atta, ia bilang begini. a�?Ini dengan pak Agus? tunggu setelah lebaran saya kembalikan. Soalnya proyek di Gapit belum selesai,a�? kata Sadikin menirukan percakapannya saat itu.

Hingga saat ini handtraktor itu belum juga dikembalikan. Parahnya, tidak ada kabar berita dari A Rahman Atta. Padahal waktu pengembalian sudah melebihi batas waktu perjanjian.

Ketua Kelompok Tani Orong Rea Bawah Diman Suryawan juga menyesalkan ulah anggota dewan tersebut. Jika bantuan yang diserahkan itu ditarik lagi, awalnya ia tidak akan menerima.

a�?Meskipun handtraktor itu merupakan aspirasi dari A Rahman Atta, tapi jangan sampai ditarik kembali,a�? keluhnya.

Ia menjelaskan, bantuan itu didapatkan melalui proposal yang diajukan sebelumnya. Laporan pertanggungjawaban bantuan ini juga sudah dibuat.

a�?Meskipun bantuan ini adalah aspirasinya, namun oknum tersebut tidak bisa semena-mena,a�? tegas dia.

Sementara, anggota DPRD Sumbawa A Rahman Atta yang dikonfirmasi mengaku, A�dirinya telah berkomitmen dengan kelompok tersebut untuk menggantinya dalam bulan ini. Karena, sebelumnya ada kelompok yang mengambil handtraktor itu terlebih dahulu.

a�?Komitmen saya akan mengganti dari dana pribadi saya dan mereka mengerti,a�? katanya.

Saat ini handtraktor tersebut ada di kelompok lain. A�Kelompok sebelumnya dan kelompok pemegang handtraktor saat ini sudah bertemu. Bahkan, sudah ada komitmen antar kedua kelompok tersebut. Dalam waktu satu sampai dua hari kedepan, ia akan mengajak langsung kelompok tersebut untuk membeli handtraktor.

a�?Dua kelompok ini sudah saya pertemukan. Mungkin dua tiga hari akan saya undang kelompok tersebut untuk ambil sendiri,a�? terangnya. (run/r1)

Berita Lainnya

Kematian Bayi Lotim Menurun

Redaksi LombokPost

Penyeberangan di Pelabuhan Lembar Molor

Redaksi LombokPost

Polres Loteng Siap Bersinergi Dengan Media

Redaksi LombokPost

PDIP Panaskan Mesin Partai

Redaksi LombokPost

Bangun Tidur, Begal Dicokok Polisi

Redaksi LombokPost

Pak Jokowi, Bebaskan Baiq Nuril!

Redaksi Lombok Post

Penangan Pascagempa Lamban

Redaksi LombokPost

SMPN 3 Jonggat Terapkan Pembelajaran Berbasis Siswa

Redaksi LombokPost

Pemkab Loteng Siapkan Nikah Massal Gratis

Redaksi LombokPost