Lombok Post
Bima - Dompu

Harga Bawang Merah Selangit

DITUMPUK: Puluhan ton bawang merah ditumpuk di Kantor Bulog Sub Divre II Bima, beberapa waktu lalu.

BIMA – Harga komoditi bawang merah meroket hingga Rp 2,8 juta per kuintal. Harga itu naik dua kali lipat dari harga sebelumnya Rp 1 juta per kuintal.

a�?Harga Rp 1 juta, itu sebelum idul fitri,a�? akuA�A� pedagang Bawang Merah asal Desa Sampungu Muhammad Yusuf, kemarin (25/7).

Kenaikan harga itu karena Bawang Merah saat ini mulai langka. Sementara permintaan dari pulau Jawa, Banjarmasin, Makassar, dan Timika cukup tinggi.

“Ini penyebabnya harga bawang terus naik dari hari ke hari,a�? katanya.

Kenaikan harga itu terjadi sejak pekan lalu. Stok bawang saat ini sudah menipis.

Selain itu, lanjutnya, stok bawang merah di pulau Sumbawa yang sudah panen maupunA�A� yang siap panen tidak banyak. Sementara permintaan dari beberapa kota besar cukup tinggi. a�?Stok yang ada saat ini tidak bisa memenuhi permintaan,a��a�� sebutnya.

Saat ini hanya Kecamatan SoromandiA�A� yang memiliki tanaman bawang siap panen. Yakni Desa Sai dan Sampungu.

a�?a��Sekitar dua pekan lagi, sudah mulai panen,a��a�� ujarnya.

Melihat kondisi tersebut, kata dia, harga bawang merah bisa naik hingga Rp 3 juta per kuintal. Jika permintaan dari beberapa kota besar terus naik. a�?Kondisi ini pasti akan menguntungkan petani,a�? pungkasnya. (mch/r1)

Berita Lainnya

IKKB Papua Barat Bantu Korban Gempa

Redaksi LombokPost

Etos Kerja Harus Meningkat selama Ramadan

Pemkot Bima Lanjutkan Perbaikan Infrastruktur Sisa Banjir

Redaksi LombokPost

Miliki Sabu, IRT Diringkus

Ops Ketupat Gatarin 2018 Dimulai

Masih Ditemukan Makanan Kedaluwarsa

Penataan Ama Hami Dilanjutkan

Berkas Ketua PDIP Kota Bima Dilimpahkan ke Kejaksaan

Redaksi LombokPost

KPU Kota Bima Mulai Lipat Surat Suara