Lombok Post
Metropolis

1.200 Pembaca Saritilawah Siap Bertarung

SELAMAT BERLOMBA: Kepala BPMPD NTB Rusman saat menyambut kedatangan para kafilah untuk registrasi di Asrama Haji, kemarin (28/7).

MATARAM – Sebanyak 1.200 pembaca saritilawah siap menunjukkan kebolehannya pada perhelatan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat Nasional XXVI. Ribuan peserta itu yang dinyatakan lolos untuk seleksi administrasi.

a�?Dari 1.303 calon peserta yang mendaftar, sekitar 1.200 yang dinyatakan memenuhi syarat dan kelengkapan administrasi,a�? kata Direktur Penerangan Agama Islam Kementerian Agama (Kemenag) Muhtar Ali saat menyambut para kafilah yang melakukan pendaftaran ulang di Asrama Haji, kemarin (28/7).

Dikatakan, MTQ XXVI ini terbilang menjadi momentum perubahan. Penyelenggaraan MTQ yang jujur menjadi kunci utama. Untuk itu, seleksiA� peserta MTQ dari masing-masing provinsi dilakukan cukup ketat dengan menggunakan sistem e-MTQ. Sistem baru ini merupakan inovasi untuk menghindari kecurangan atau percaloan dalam MTQ.

Melalui sistem e-MTQ, akan menutup potensi manipulasi data peserta dalam proses registrasi awal. Pendataan pendaftaran akan dikelola secara komputerisasi berbasis online. Sistemnya pun dibangun dengan basis data Kementerian Dalam Negeri. Pendaftaran peserta berbasis pada NIK.

Tak heran, tahun ini, ada ratusan calon peserta dari sejumlah provinsi yang terpaksa batal bertanding karena tak memenuhi syarat administrasi yang kian ketat.

a�?Dari 42 calon peserta yang kita daftarkan, hanya 27 orang yang dinyatakan lolos tahap seleksi dan diperbolehkan bertanding,a�? kata pimpinan kafilah dari Provinsi Jambi Al Munawar, kemarin.

Menurut Munawar, banyak calon pesertanya yang gagal administrasi karena tidak sesuai dengan persyaratan umur yang ditetapkan. Meski demikian, ia memahami dan justru mengapresiasi penegakan aturan itu.

a�?Kami memang menginginkan aturan ditegakkan. Semoga MTQ di NTB ini jadi momentum untuk perubahan, mewujudkan MTQ yang jujur,a�? kata Munawar.

Ia menegaskan, tak masalah untuk menang atau kalah dalam MTQ. Yang paling penting adalah semua kafilah berjuang bersama untuk mensyiarkan agama Islam. a�?Jangan ada istilah main belakang. Junjung tinggi sportivitas untuk acara ini,a�? harapnya.

Pada penyambutan kafilah di Asrama Haji, kemarin, sejumlah kontingen dari berbagai provinsi di Indonesia sudah tampak hadir. Diantaranya, kafilah asal DKI Jakarta, Jawa Barat, Papua, Jambi, Gorontalo, Bengkulu, Maluku Utara, dan Kalimantan Tengah. Sebagian kontingen lainya diperkirakan akan tiba di Lombok hari ini mengingat pembukaan MTQ nasional sendiri akan dilakukan pada tanggal 30 Juli malam. Event nasional ini dijadwalkan akan dibuka langsung oleh Presiden RI Joko Widodo.

Sementara, Kepala BPMPD NTB Rusman mewakili Gubernur NTB dalam acara penyambutan para tamu dan peserta di asrama haji, kemarin. a�?Selamat datang kepada para kafilah. Sebuah kehormatan besar bagi kami bisa menjadi tuan rumah dan melayani para qori dan qoriah terbaik negeri ini,a�? kata Rusman.

Dalam sambutan singkatnya, Rusman memperkenalkan sekilas potensi pariwisata NTB. Ia mengajak para tamu yang hadir juga agar bisa meluangkan waktu berwisata ke pulau seribu masjid ini.

a�?Mari sama-sama kita sukseskan MTQ nasional karena kesuksesan acara ini nantinya tidak saja menjadi kebanggan NTB sebagai tuan rumah tetapi kebanggan kita semua sebagai bangsa Indonesia, sebagai umat muslim,a�? pungkasnya. (uki/r9)

Berita Lainnya

Pemkot Optimis Semua Formasi Terisi

Redaksi LombokPost

Lahan Belum Beres, Pemkot Usulkan Rusunawa Nelayan

Redaksi LombokPost

Bukan Gertak Sambal! Ormas Ancam Turun Tertibkan Tempat Maksiat

Redaksi LombokPost

Lima Spa Abal-Abal Ditertibkan

Redaksi Lombok Post

Bunuh Diri kok Hobi

Redaksi Lombok Post

Situs Tua Ambruk Lagi

Redaksi Lombok Post

Dua Kafe Siapkan Wanita Penghibur

Redaksi Lombok Post

Efek Pemberlakuan Sistem Zonasi, Siswa Tak Perlu Daftar Sekolah Lagi

Redaksi Lombok Post

Bukan Tidak Tahu, tapi Malas Patuh!

Redaksi LombokPost