Lombok Post
Selong

Pembangunan Pelabuhan Labuhan Haji Dilanjutkan

BERSANDAR: Sebuah kapal tongkang pengangkut cangkang sawit saat bersandar di Labuhan Haji, Lombok Timur beberapa waktu lalu.

SELONGA�– Lama tak terdengar kabarnya, Pemerintah Lombok Timur (Lotim) akhirnya memberi kepastian kelanjutan pembangunan proyek Pelabuhan Labuhan Haji. Tak lama lagi pengerukan dasar kolam dermaga agar bisa dilabuhi kapal berukuran lebih besar siap dikerjakan.

a�?Tender sudah usai,a�? kata Plt Kadis PU Lotim Sateriadi, kemarin (29/7).

Kepada Lombok Post ia menjelaskan kini sudah ada calon pemenang tender. Saat ini masih dalam masa sanggah, jika tak ada aral melintang, maka pemenang lelang yang tak disebut identitasnya itu segera memulai pengerjaan proyek.

a�?Segera mulai,a�? tegasnya tanpa memberi kepastian waktu.

Dijelaskan saat lelang dilakukan, penawar sebenarnya sangat banyak. Namun pemerintah yang diwakilkan panitia terkait sangat berhati-hati. Mereka tak ingin proyek Rp 40 miliar itu berujung masalah seperti pembangunan tahap pertama. Saat itu pembangunan pelabuhan justru menyeret sejumlah pihak terkait ke meja hijau.

Terkait waktu yang sangat mepet, dikaitkan dengan tahun anggaran yang berakhir Desember, ia tak menampiknya. Itulah mengapa Unit Lelang Pemerintah (ULP) sudah diwanti-wanti pihaknya untuk benar-benar memeriksa kesiapan seluruh peserta lelang. Salah satu poin krusial yang dipesankan adalah kemampuan pihak ketiga menyelesaikan proyek sebelum akhir Desember 2016.

a�?Karena ini proyek satu tahun anggaran saja, bukan multiyears,a�? jawab pria yang hingga kini masih rangkap jabatan memimpin Disdukcapi Lotim itu.

Sementara itu Kepala Unit Pelayaran Pelabuhan (UPP) Labuhan Haji Hasibullah meyakini pengerukan kolam labuh akan berdampak besar pada ekonomi Lotim. Dengan dimungkinkannya kapal besar bersandar, berbagai barang diyakini bisa langsung masuk melalui gerbang timur Gumi Selaparang ini. Tanpa harus singgah di pelabuhan lain dan menempuh jalur darat, tentu efisiensi yang didapat.

a�?Dampaknya masyarakat dapat barang lebih murah dengan stok mencukupi,a�? jelasnya.

Hingga kini pelabuhan tersebut memang didominasi hanya untuk bongkar muat cangkang sawit untuk keperluan omprongan tembakau. Namun nantinya bisa saja untuk barang lain mulai dari sembako, semen, minyak dan gas, pupuk, dan beragam keperluan.

a�?Sejak tahun lalu sudah banyak yang survey, kendalanya itu kolam labuh yang masih dangkal,a�? katanya.

Selain itu dia meyakini jalur transportasi masih sangat potensial untuk dikembangkan. Jarak yang sangat dekat antara Sumbawa Barat dengan Labuhan Haji menjadi daya tarik. Harapan besar hingga kini masih digantungkan pria berambut cepak tersebut. (yuk/r3)

Berita Lainnya

Kematian Bayi Lotim Menurun

Redaksi LombokPost

PDIP Panaskan Mesin Partai

Redaksi LombokPost

Memahami Potensi Pemuda

Redaksi LombokPost

IGI Pertanyakan Kebijakan Sukiman

Redaksi LombokPost

26 Oven Untuk Petani Tembakau Lotim

Redaksi LombokPost

Pembangunan Rumah Korban Gempa Lamban

Redaksi LombokPost

4564 Honorer Lotim Akan Dievaluasi

Redaksi LombokPost

Akhirnya Darmaga Labuhan Haji Dikeruk Juga!

Redaksi LombokPost

Ditilang, Siswa Madrasah Nangis Minta Pulang

Redaksi LombokPost