Lombok Post
Metropolis

Kota Mataram Punya Dua Lingkungan Baru

MATARAMA�a�� Setelah Lingkungan Gerisak Kelurahan Kekalik Jaya, Kecamatan Sekarbela dimekarkan, kini menyusul dua Lingkungan lagi. A�a�?Ada dua lingkungan yang dapat rekomendasi dari wali kota, Sindu dan Babakan,a�? kata Suandiasa.

Pemekaran ini, sekaligus menambah jumlah lingkungan di Kota Mataram. Dari sebelumnya 322 lingkungan, menjadi 324 lingkungan. Dengan rincian, Lingkungan Sindu, Kelurahan Cakranegara Utara, dimekarkan menjadi Sindu Barat dan Sindu Timur. Sementara, Lingkungan Babakan Timur, Kelurahan Babakan Kecamatan Sandubaya, pemekarannya dinamai Babakan Sayo.

a�?Ada sekitar lima lingkungan yang juga masih dalam pengajuan, saya lihat sepintas dan sempat juga pelajari beberapa di antaranya, belum memenuhi syarat. Salah satunya beberapa lingkungan di Selagalas,a�? imbuhnya.

Ini artinya, lanjut Suandiasa, harus ada perubahan postur anggaran terutama untuk lingkungan. Mengingat bertambanya jumlah lingkungan di Kota Mataram. Penambahan itu lebih pada uang penghargaan (gaji, red) bagi kepala lingkungan yang terpilih untuk memimpin selama beberapa bulan ke depan hingga masuk anggaran tahun 2017.

a�?Di tahun 2017, baru kita bisa mulai penganggaran masing-masing lingkungan mendapat Rp 50 juta,a�? ulasnya.

Jika komposisi lingkungan di Kota Mataram hingga tahun 2017 nanti jumlahnya 324 lingkungan, artinya di APBD 2017, Bagian Pemerintahan Setda Kota Mataram akan mengusulkan anggaran sekitar Rp 16,2 miliar untuk pembinaan di masing-masing lingkungan.

a�?Kita lihat. Memang belum ada pembatasan waktu sampai kapan pengajuan pemekaran bisa dilakukan, itu sepenuhnya kewenangan wali kota untuk terbitkan rekomendasi. Tapi, kita berharap tentu sebelum pembahasan APBD 2017,a�? tandasnya. (cr-zad/r4)

Berita Lainnya

Ahyar Bakal Evaluasi Muslim

Redaksi LombokPost

UMK Jadi Pertimbangan Kenaikan Upah Honorer

Redaksi LombokPost

Hindari Berkendara Saat Hujan Lebat

Redaksi LombokPost

Pembuatan RISHA Kini Masalahnya Kekurangan Tukang

Redaksi LombokPost

Modal Awal Rp 800 Ribu, Kini Omzetnya Rp 2,5 Juta Sehari

Redaksi LombokPost

Hujan Deras, PDAM Tetap Ngadat

Redaksi LombokPost

Penyakit Menular Serang Anak Pengungsi

Redaksi LombokPost

Waspada ! Semua Pohon Berpotensi Tumbang!

Redaksi LombokPost

Lahan Menyempit, Petani Terjepit

Redaksi LombokPost