Lombok Post
Sumbawa

Polres Sumbawa Bongkar Penggelapan Mobil Rentcar

DIAMANKAN: Mobil hasil penggelapan berhasil diamankan di Polres Sumbawa, beberapa waktu lalu

SUMBAWA – Polres Sumbawa berhasil membongkar kasus penggelapan mobil rentcar. Lima unit mobil milik Cirebon Rentcar berhasil diamankan.

Polisi juga mengamankan pelaku penggelapan JY (inisial), oknum pegawai rentcar tersebut. Selain itu, polisi mengendus indikasi keterlibatan oknum anggota berinisial Sh.

Saat ini, oknum polisi itu sedang menjalani pemeriksaan. Polisi baru menetapkan JY sebagai tersangka. Sementara, Sh dan rekannya NR belum dinaikan statusnya menjadi tersangka.

Informasinya, penggelapan ini berawal dari sewa menyewa mobil. Tersangka JY menyewa dua unit mobil. Sementara, oknum polisi bersama NR menyewa tiga unit mobil.

Setelah itu, para pelaku ini menggadaikan mobil. Pemilik rentcar kemudian melaporkan dugaan penggelapan ke Polres Sumbawa. Polisi bergerak untuk menyelidikan dan akhirnya menemukan mobil dari salah seorang penerima gadai.

Kasatreskrim Polres Sumbawa AKP Tri Prasetiyo mengaku, telah menerima laporan penggelapan mobil milik Cirebon Rentcar. Modusnya, terduga pelaku meminjam mobil lalu digadaikan. Dari laporan ini polisi berhasil menyita enam unit mobil untuk dijadikan barang bukti. Sementara satu mobil belum dievakuasi ke Polres Sumbawa.

a�?Yang diamankan baru lima mobil,a�? katanya, kemarin (1/8).

Tri mengungkapkan, tiga unit mobil disita dari tangan seseorang berinisial B yang menerima gadai dari terduga pelaku Sh dan NR. Dua unit mobil lainnya disita dari orang lain. Dua mobil unit ini digelapkanA� JY.

a�?Kami sudah memeriksa tersangka JY. Begitu juga penerima gadai maupun pemilik rentcar,a�? akunya.

Dari hasil pemeriksaan dan didukung alat bukti, JY akhirnya ditetapkan tersangka. Ia juga sudah ditahan guna proses penyidikan lebih lanjut. Sementara Sh dan NR masih menjalani pemeriksaan. Polisi juga tengah mendalami keterangan saksi untuk menelusuri keterlibatan B selaku orang yang menerima gadai.

a�?Jika dalam pemeriksaan B mengetahui yang gadai bukan pemilik mobil, yang bersangkutan bisa dijerat dengan pasal 480 KUHP sebagai penadah,a�? terangnya.

Saat ini, lanjut dia, pihaknya sedang mendalami untuk memastikan B terlibat atau tidak. a�?Kami juga sedang melengkapi alat bukti untuk penetapan tersangka SH dan NR,a�? pungkasnya. (run/r1)

Berita Lainnya

Dana Bantuan Korban Gempa Cair Pekan Ini

Redaksi LombokPost

Perpustakaan Cempi Jaya Banggakan Dompu

Redaksi LombokPost

Minyak Sumbawa Sangat Layak Menasional

Redaksi LombokPost

Puluhan Lampu Terpasang, Kota Bima Semakin Terang

Redaksi LombokPost

KPU Dompu Publikasikan Daftar Caleg Sementara

Redaksi LombokPost

Pelayanan RSUD Sumbawa Mulai Dibenahi

Jalan Teladan-Kelawis dan Batu Rotok Tuntas

Berkas SMKN Lunyuk Dikirim ke Kejaksaan

Istri Jadi TKW, GT Hamili Anak Kandungnya