Metropolis

TAPD Tak Mau Gegabah

Rosiady Sayuti.

MATARAMA�– Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Pemprov NTB tak mau gegabah. Ini terkait usulan kenaikan dana tunjangan perumahan untuk sebanyak 65 anggota DPRD NTB. Eksekutif masih menunggu hasil apraisal oleh tim ahli dari Universitas Mataram (Unram). a�?Tim appraisal kan masih bekerja melakukan kajian,a�? kata Sekda NTB sekaligus Ketua TAPD Pemprov NTB Rosiady Sayuti.

Di satu sisi, Sekretariat DPRD NTB merujuk hasil rapat internal dengan semua anggota DPRD mengusulkan, dari sejumlah komponen tunjangan tersebut. Ada satu klausul yang mungkin bisa dinaikkan, yakni tunjangan perumahan dari awalnya Rp 9 juta menjadi Rp 12 juta. Usulan kenaikan itu diharapkan bisa terakomodir dalam APBD Perubahan tahun 2016. a�?Kalau belum ada hasil appraisal itu, Pemprov belum punya dasar menyetujui usulan kenaikan tunjangan perumahan tersebut,a�? kata Rosiady.

Penyesuaian itu baru bisa dilakukan jika hasil appraisal sudah dikantongi sebelum pembahasan KUA/PPAS APBD Perubahan yang dijadwalkan pada bulan ini.

Rosiadi menegaskan, pihaknya tidak mau gegabah untuk langsung merespon usulan tersebut. Mengingat, gubernur juga telah menginstrusikan agar dalam pembahasan APBD Perubahan, semua SKPD Pemprov dilarang membuat program baru.

a�?Kecuali menambah atau mengurangi porsi anggaran terhadap program yang sudah ada, itu baru boleh,a�? jelasnya. (uki/r9)

Related posts

Cakranegara Bakal Seindah Malioboro

Redaksi Lombok Post

Usir Setan dari MWP

Redaksi Lombok Post

Kondisi Balai Sosial Masih Memprihatinkan

Redaksi Lombok post