Lombok Post
Selong

Ayo, Awasi Pembangunan Desa!

AJAR: Pengarahan pada sejumlah masyarakat desa di Lombok Timur agar mampu memantau dan menilai pembangunan desanya, kemarin (2/8).

SELONGA�– Masyarakat Lombok Timur (Lotim) didorong tak pasif terhadap perkembangan pembangunan di desa masing-masing. Sebagai bagian dari pembangunan di desa, masyarakat diharap mampu mengawasi arah pembangunannya. a�?Karena itu kami dorong masyarakat bisa memantau dan menilai kondisinya masing-masing,a�? kata Pemateri dari LSM Samanta Khairul Imam, kemarin (2/8).

Dalam pelatihan tersebut, tiga perwakilan desa dari Wanasaba, Mekar Sari, dan Lenek Lauk dihadirkan. Mereka diharap mampu menjadi pionir warga yang peduli akan perkembangan di desanya. Syaratnya, masyarakat tahu apa yang dibutuhkan di desa, mereka juga harus mengetahui apa yang sedang dilakukan aparat desa.

a�?Untuk itu kami beri juga pemahaman tentang kebijakan dan aturan yang berlaku,a�? jelasnnya.

Dengan pengetahuan yang dimiliki, peserta yang sudah dilatih nantinya harus mampu membagi ilmunya dengan masyarakat lain. Tak hanya di seputaran tiga desa itu, hal ini diharap bisa menyebar ke 254 desa di Gumi Selaparang.

a�?Jika semua menjalankan pengawasan dengan baik, kecil kemungkinan ada penyimpangan,a�? yakinnya.

Hal itu mendapat apresiasi dari Badan Pembangunan Masyarakat dan Pemerintah Desa (BPMPD) Lotim. Kasubbid Pendapatan dan Kekayaan Desa Nunuk Susi Ningtyas mengatakan apa yang dilakukan organisasi non pemerintahan tersebut perlu mendapat dukungan.

a�?UU juga mendorong masyarakat berperan aktif dalam pengawasan,a�? ujarnya.

Dengan dana yang mengalir di desa Rp 1,2- 1,7 miliar pertahun, peran serta masyarakat dalam membantu pemerintah melakukan pengawasan sangat penting. Tak menutup kemungkinan desa keliru dalam menjalankan kebijakan. Bisa juga ada penyelewengan yang sengaja dilakukan oknum tertentu.

a�?Karena itu harus ada peran serta semua kalangan,a�? tambahnya.

Selama ini, karena ketidaktahuan, masyarakat yang menduga ada kesalahan atau penyelewengan biasanya langsung melapor ke BPMPD Lotim. Kedepan, dengan peningkatan pemahaman, mereka diharap bisa mendeteksi bahkan menentukan apakah ada penyimpangan atau tidak. a�?Ini akan sangat membantu tugas BPMPD dan Inspektorat Lotim dalam pengawasan langsung,a�? pungkasnya. (yuk/r3)

Berita Lainnya

Kematian Bayi Lotim Menurun

Redaksi LombokPost

PDIP Panaskan Mesin Partai

Redaksi LombokPost

Memahami Potensi Pemuda

Redaksi LombokPost

IGI Pertanyakan Kebijakan Sukiman

Redaksi LombokPost

26 Oven Untuk Petani Tembakau Lotim

Redaksi LombokPost

Pembangunan Rumah Korban Gempa Lamban

Redaksi LombokPost

4564 Honorer Lotim Akan Dievaluasi

Redaksi LombokPost

Akhirnya Darmaga Labuhan Haji Dikeruk Juga!

Redaksi LombokPost

Ditilang, Siswa Madrasah Nangis Minta Pulang

Redaksi LombokPost