Lombok Post
Metropolis

MTQ di Masjid Agung Praya, Tampilkan 24 Tilawah Per Hari

SUARA EMAS: Salah satu peserta tilawah anak-anak, saat tampil di Masjid Agung Praya, Lombok Tengah, kemarin (2/8).

PRAYA – Pelaksanaan MTQ di Masjid Agung Praya, Lombok Tengah, berlangsung meriah. Dalam sehari, 24 qori dan qoriah tampil. Terdiri dari 12 peserta tilawah kategori anak-anak putra dan putri, serta 12 peserta kategori remaja putra dan putri.

a�?Terhitung pada Minggu kemarin, hingga hari ini (Selasa), jumlah peserta yang tampil sudah 72 orang,a�? kata Kabag Humas dan Protokol Setda Loteng Lalu Herdana, kemarin (2/8).

Total peserta, kata Herdan sebanyak 136 orang atau per provinsi mengirim utusan empat orang, masing-masing dua orang putra dan putri, anak-anak dan remaja. Final rencananya digelar pada Jumat, mendatang.

a�?Alhamdulillah, pelaksanaan MTQ di daerah kita, berjalan lancar, aman dan tertib,a�? katanya.

Setiap hari, lanjutnya, pemkab melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan MTQ. Khususnya, menyangkut lokasi MTQ, fasilitas, sarana dan prasarana yang disediakan.

Dari pengakuan para dewan hakim dan peserta, kata Herdan pelaksanaan MTQ di Gumi Tatas Tuhu Trasna, lebih baik dari pada tempat lain, di seluruh Indonesia.

Panitia daerah membuka akses seluas-luasnya bagi masyarakat, untuk menyaksikan langsung gelar MTQ tingkat Nasional tersebut.

a�?Selama ini, peserta MTQ saling tonton. Sekarang, mereka yang ditonton. Terima kasih atas antusiasme masyarakat,a�? ujarnya.

Hanya saja, tambah Herdan, pemkab dan panitia daerah, beberapa kali mengajukan tambahan pengeras suara.

Dengan harapan, lantunan ayat-ayat Alquran yang dibacakan peserta MTQ terdengar dari jauh, khususnya warga lingkar Masjid Agung.

a�?Padahal, kita sudah menyiapkan pengeras suara. Tapi, panitia pusat menolak, karena sudah aturannya seperti itu,a�? katanya.

Sekda HL Supardan mengatakan, selama MTQ tingkat Nasional berlangsung, masyarakat bisa menikmati keramaian di lokasi, dengan berbagai macam hiburan Islami, hingga larut malam.

Kegiatan itu sengaja disiapkan, sebagai penekanan bahwa di Loteng terdapat MTQ.

a�?Karena MTQ hanya digelar pagi sampai sore hari saja. Sementara malamnya kosong. Sehingga, dari pada kosong kita isi hiburan,a�? katanya.(dss/r4)

Berita Lainnya

Liburan ke Pantai Penghulu Agung Ampenan Juga Asyik Loo..!!

Redaksi LombokPost

Hasil Produksi Langsung Dibeli Pengusaha

Redaksi LombokPost

DBD Bisa Jadi Ancaman Serius Pengungsi

Redaksi Lombok Post

Ahyar Tidak Puas dengan Hasil CPNS

Redaksi Lombok Post

PLN Luncurkan Layanan Satu Pintu

Redaksi Lombok Post

Hanya Ngebut di Depan Jokowi, Perbaikan Rumah Korban Gempa Lamban

Redaksi Lombok Post

Nuril pun Menangis, Aksi Bela Nuril Terus Mengalir

Redaksi Lombok Post

Ahyar Bakal Evaluasi Muslim

Redaksi LombokPost

UMK Jadi Pertimbangan Kenaikan Upah Honorer

Redaksi LombokPost