Lombok Post
Giri Menang

Untung Ada Speaker Musala

MUSALA KECIL: Musala Al Ihsan di Kelurahan Dasan Geres, Gerung, secara rutin memperdengarkan siaran langsung event MTQ.

Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) XXVI berlangsung meriah di tiga kabupaten/kota. Sayang, tidak seluruh masyarakat bisa hadir karena keterbatasannya. Namun, sebuah musala kecil, berinisiatif menyampaikan siaran langsung MTQ, agar bisa dinikmati warga.

***

BAGI Ahmad, MTQ merupakan sarana dakwah Islam. Menyiarkan syiar-syiar keagamaan ke seluruh pelosok. Karena itu, dirinya selalu antusias setiap event MTQ digelar.

Antusiasme Ahmad pun tak perlu dipertanyakan lagi. Pria berjambang tipis ini mengaku, rela pergi hingga ke ujung barat dan timur Indonesia, agar bisa mendengar suara merdu para penghafal kalam-kalam suci.

“Waktu di Aceh, saya pergi untuk lihat MTQ, di Jawa Barat juga seperti itu,” kenang Ahmad.

Tahun ini, Ahmad merasa beruntung. Sebab, MTQ dilaksanakan di Pulau Lombok. Di tiga lokasi berbeda, yakni Kota Mataram, Kabupaten Lombok Barat, dan Lombok Tengah.

Dirinya pun tidak perlu lagi untuk pergi jauh hingga ke ujung barat Indonesia. Terlebih lagi kondisi fisiknya terus menurun akibat penyakit. “Sudah tidak bisa pergi jauh lagi, karena sakit mata akibat syaraf. Jadi Alhamdulillah karena dilaksanakan di Lombok,” ungkap dia.

Meski demikian, ada yang ia sayangkan dalam pelaksanaan MTQ tahun ini. Syiar Islam yang diharapkan bisa menyebar luas hingga pelosok, hanya terasa di venue tempat perlombaan berlangsung.

a�?Kita harapkan ada siaran langsung di televisi lokal, tapi ternyata tidak ada. Padahal tidak semua orang bisa langsung datang ke lokasi pelombaan,a�? kata dia.

Mujur bagi Ahmad, stasiun radio lokal ternyata menyiarkan secara langsung ketika MTQ berlangsung. Tetapi, di zaman sekarang ini, kata Ahmad, tidak semua orang masih menyimpan radio di rumahnya.

Karena itu, melalui musala kecil di depan rumahnya, Ahmad setiap hari menyetel siaran MTQ. Suara speaker di musalanya yang terletak di Kelurahan Dasan Geres, Gerung, ia besarkan hingga maksimal. Agar suara merdu penjaga kalam-kalam suci terdengar warga lainnya.

a�?Sebagai muslim, kita gembira dengan adanya MTQ di Lombok, tapi tidak semua orang bisa datang ke lokasi acara. Jadi lewat musala Al Ihsan ini, yang tidak bisa datang, bisa ikut mendengarkan,a�? katanya.

Upaya Ahmad mendapat respon positif warga di sekitar musala. Ketika siaran MTQ berlangsung, belasan warga berdatangan. Mereka dengan serius menyimak setiap ayat yang dilantunkan.

a�?Alhamdulillah bisa ikut mendengarkan. Karena saya sendiri tidak punya kendaraan untuk pergi ke Mataram, melihat di Islamic Center,a�? aku Masa��ud, kakek berusia 74 tahun ini.

Sementara itu, marbot musala Muhidi mengatakan, musala yang ia jaga ini mungkin menjadi satu-satunya musala yang menyiarkan secara langsung pelaksanaan MTQ. a�?Masjid-masjid di seputaran Gerung juga rasanya tidak ada yang menyiarkan MTQ,a�? kata pria berjenggot putih ini..

Bahkan, ada salah satu warga yang sedang menggarap sawahnya, ketika mendengarkan suara orang mengaji, langsung menghentikan pekerjaannya. Ia buru-buru menuju sumber suara. Penasaran dengan suara merdu yang melantunkan ayat suci Alquran.

a�?Saya dengar dari sawah, langsung datang ke sini. Alhamdulillah karena bisa ikut merasakan kemeriahan MTQ,a�? ungkap Sahrul. (Wahidi Akbar S., Giri Menang*/r6)

Berita Lainnya

Harga Kedelai dan Kacang Tanah Melonjak

Redaksi LombokPost

Penyeberangan di Pelabuhan Lembar Molor

Redaksi LombokPost

Tiga Desa dan Dua Sekolah Diaudit Khusus

Redaksi LombokPost

PJU di PLTU Jeranjang Segera Dibangun

Redaksi LombokPost

Pemancing Diduga Hanyut di Perairan Labuan Poh

Redaksi LombokPost

Sinyal Mutasi Makin Menguat

Redaksi LombokPost

Sekolah Terdampak Gempa Belum Diperhatikan

Redaksi LombokPost

Korban Gempa Butuh Lebih Banyak Huntara

Redaksi LombokPost

HUT SMAN 1 Gerung Meriah

Redaksi LombokPost