Lombok Post
Metropolis

Wagub : Masak Harus Diingatkan Berkali-kali

H. Muhammad Amin
Wakil Gubernur NTBH Muh. amin

MATARAMA�– Memasuki pertengahan tahun, rendahnya serapan anggaran Pemprov NTB menjadi sorotan Wagub H. Muhammad Amin. Selisih antara target dan realisasi belanja semakin besar.

a�?Masak setiap tahun masalahnya ini terus. Padahal sudah berkali-kali diingatkan oleh pimpinan agar lakukan akselerasi penyerapan anggaran,a�? kata Wagub NTB H Muhammad Amin.

Wagub mengakui kecewa terhadap kinerja serapan anggaran yang belum maksimal mencapai target. Apalagi, pimpinan sudah memberikan direktif sejak awal tahun agar serapan anggaran disesuaikan dengan target setiap periode. Bahkan, semua lelang pun diharapkan bisa selesai pada pertengahan tahun ini. a�?Masak ini harus kita stressing terus menerus,a�? sesalnya.

Amin sendiri masih menunggu laporan tertulis mengenai kinerja serapan anggaran dari masing-masing SKPD. Dalam laporan itu juga akan dijabarkan kendala yang dihadapi sehingga penyerapan tak mencapai target.

Sebagaimana terpantau dalam TEPRA TV Monitor Biro Administrasi Pembangunan Provinsi NTB per 21 Juli. Realisasi keuangan tercatat 42,82 persen atau deviasi sekitar -12,72 persen dari target sebesar 55,54 persen. Demikian pula untuk realisasi fisik tercatat baru 45,01 persen dari target sebesar 58,22 persen. Artinya, deviasi fisik sebesar -13,21 persen. Deviasi ini tercatat meningkat dari laporan sebelumnya. Artinya, ada perlambatan progress serapan anggaran. Diviasi di atas sepuluh persen sendiri mengindikasikan sudah masuk a�?zona kuninga�? atau perlu kehati-hatian.

Sementara, jumlah lelang hingga tanggal 21 Juli lalu baru mencapai 79,50 persen. Masih ada sekitar 83 paket senilai Rp 111 miliar lebih yang belum mengajukan lelang. a�?Seharusnya lelang itu mayoritas sudah selesai di pertengahan tahun ini. Sehingga, bisa segera direalisasikan,a�? kata Amin.

Ia khawatir, penyakit dari tahun ke tahun bakal kembali terulang yakni kebiasaan mengebut proyek di akhir tahun. a�?Pokoknya kita akan minta serapan SKPD segera dimaksimalkan, lakukan percepatan. Jangan sampai ada yang kebut serapan di akhir tahun karena nanti itu akan mempengaruhi kualitas fisik yang dihasilkan,a�? pungkasnya. (uki/r9)

Berita Lainnya

Liburan ke Pantai Penghulu Agung Ampenan Juga Asyik Loo..!!

Redaksi LombokPost

Hasil Produksi Langsung Dibeli Pengusaha

Redaksi LombokPost

DBD Bisa Jadi Ancaman Serius Pengungsi

Redaksi Lombok Post

Ahyar Tidak Puas dengan Hasil CPNS

Redaksi Lombok Post

PLN Luncurkan Layanan Satu Pintu

Redaksi Lombok Post

Hanya Ngebut di Depan Jokowi, Perbaikan Rumah Korban Gempa Lamban

Redaksi Lombok Post

Nuril pun Menangis, Aksi Bela Nuril Terus Mengalir

Redaksi Lombok Post

Ahyar Bakal Evaluasi Muslim

Redaksi LombokPost

UMK Jadi Pertimbangan Kenaikan Upah Honorer

Redaksi LombokPost