Lombok Post
Feature Headline

Semangat Warga NTB Memeriahkan MTQ Menuai Banyak Pujian

PARADE JUARA: Para juara MTQ Nasional XXVI 2016 naik di panggung sesaat setelah diumumkan oleh Ketua Dewan Hakim Prof Said Agil Husin Al Munawar, dalam upacara penutupan MTQ Nasional tadi malam (6/7)

Antusiasme warga dalam perhelatan MTQ Nasional XXVI 2016 di Mataram benar-benar luar biasa. Tiada lelah, saban siang hingga malam mereka memadati dan memeriahkan arena utama MTQ. Penutupan tadi malam adalah pamungkasnya. Kepada wargalah, juara bersama MTQ harus disematkan.

***

HUSNA bersama dua anaknya, Ica dan Umar tiba-tiba nongol di depan panggung utama MTQ Nasional XXVI 2016. Dengan susah payah sambil menggendong buah hatinya itu, perempuan itu menerobos ribuan manusia yang memadati arena MTQ.

Tak seperti pembukaan MTQ yang dihadiri Presiden Joko Widodo sepekan lalu. Pada malam penutupan MTQ tadi malam, warga diperbolehkan memasuki arena pelataran di depan panggung utama MTQ. Warga menjejak tempat itu setelah tarian kolosal usai mentas.

Kesempatan itu tak disia-siakan oleh warga. Sedari awal, Gubernur NTB memang telah menghajatkan agar warga tak dijauhkan dari kemeriahan malam penutupan MTQ. Itu sebabnya, orang nomor satu di NTB ini secara khusus menginginkan agar warga bisa ada di pelataran dalam malam penutupan.

Gubernur sepertinya sadar. Pagelaran MTQ ini memang untuk masyarakat. Tak akan ada artinya kesuksesan MTQ di NTB, jika tidak pula menjadi kesuksesan masyarakat Bumi Gora. a�?Kalau Banten jadi juara umum. Masyarakat NTB adalah juara bersama MTQ,a�? kata salah seorang warga nyeletuk, begitu Gubernur Banten, Rano Karno naik ke atas panggung untuk menerima penghargaan menyusul daerah yang dipimpinnya sebagai Juara Umum MTQ Nasional ke-26.

Karena itu, tak heran kalau akhirnya ribuan warga pun memadati pelataran depan panggung utama. Seperti Husna, banyak dari mereka membawa buah hati turut serta. Meski harus dengan berdesak-desakan.

Bagi Husna, malam penutupan MTQ menjadi malam yang bersejarah. Tidak hanya karena bisa menyaksikan pagelaran MTQ, tapi untuk pertama kalinya bisa melihat dari dekat dengan bintang idolanya Rano Karno.

Artis yang kini menjadi Gubernur Banten sudah diidolakan sejak masih muda dulu. “Saya idolakan sejak film Galih dan Ratna,” kata ibu rumah tangga ini girang.

Tidak hanya Rano Karno, tapi ia juga ingin bersalaman denganA� Gubernur NTB TGB HM Zainul Majdi. Demi bisa bersalaman, ia rela menunggu hingga larut malam. Bersama ribuan warga lainnya, Husna merasa tidak lelah harus berdesak-desakan atau terjebak macet di jalan. Sebab, momen bersejarah ini tidak bisa dinikmati setiap tahun.

“Pas Presiden kemarin tidak dapat salaman, sekarang mau salaman dengan Rano,” katanya.

Meski akhirnya tidak bisa salaman, tapi ibu dua anak ini sangat puas. Sebab, ia bisa merasakan kemeriahan malam MTQ Nasional. Ia sengaja membawa dua anaknya agar semangat MTQ bisa ditularkan. Ica dan Umar bisa menjadi orang besar, pandai membaca dan hafal Alquran.

“Saya ingin anak saya jadi seperti mereka (para juara MTQ) yang hebat-hebat,” harapnya.

Tidak hanya sekadar menonton, Husna juga memiliki cara lain untuk menikmati MTQ. Dengan modal smartphone, ia merekam video seluruh rangkaian penutupan. Lalu ia menyebarkan lewat Facebook. “Ini saya rekam siaran langsung lewat facebook biar yang lain ikut nonton,” katanya.

Een dari Mataram merasa senang dengan kegiatan MTQ, sebagai muslim sangat senang dengan kegiatan ini. Ia bisa belajar membumikan Alquran.

Mulai dari membaca, menghafal dan mengamalkannya. Meski acara sampai larut, baginya bukan masalah yang penting pelajaran yang didapatkan lebih dari itu. “Biar kita semakin mencintai Alquran,” ujarnya.

Hingga pukul 24.00 Wita, warga masih memadati arena MTQ, mereka menikmati hiburan dan pesta kembang api. Menurut Een, acara MTQ Nasional di NTB tahun ini sangat meriah. (SIRTUPILLAILI, Mataram/r10)

 

Berita Lainnya

Polres Loteng Siap Bersinergi Dengan Media

Redaksi LombokPost

PDIP Panaskan Mesin Partai

Redaksi LombokPost

Bangun Tidur, Begal Dicokok Polisi

Redaksi LombokPost

Pak Jokowi, Bebaskan Baiq Nuril!

Redaksi Lombok Post

Penangan Pascagempa Lamban

Redaksi LombokPost

SMPN 3 Jonggat Terapkan Pembelajaran Berbasis Siswa

Redaksi LombokPost

Pemkab Loteng Siapkan Nikah Massal Gratis

Redaksi LombokPost

Hati-Hati, Pohon Mulai Bertumbangan!

Redaksi LombokPost

Jaksa Kumpulkan 96 Kades Terpilih

Redaksi LombokPost