Lombok Post
Ekonomi Bisnis

Produk Lokal Unggulan Siap Hadapi MEA

DISPLAY: Aneka macam produk unggulan NTB yang dipajang di salah satu retail modern di Kota Mataram, belum lama ini.

MATARAM – Produk lokal dinilai telah siap menghadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA). Banyak produk lokal, yang memiliki kualitas ekspor.

a�?Tinggal bagaimana antara pengusaha dan pemerintah bersinergi untuk mengembangkan produk lokal berkualitas ekspor ini,a�? tandas Kepala Disperindag NTB Hj Budi Septiani, kemarin (8/8).

Ekspor yang digenjot itu salah satunya produk kreatif yang dilahirkan pelaku-pelaku industri kecil dan menengah (IKM).

Ajang Musabaqah Tilawatil Quaran Nasional (MTQN) ke-26 lalu menjadi pintu terbukanya pasar tersebut.

Disana NTB memperkenalkan seluruh produk lokal unggulan IKM dan mendapat antusias luar biasa.

a�?Keberkahan MTQ sangat luar biasa. Terlihat untuk produk IKM ternyata banyak diminati pasar luar maupun dalam NTB,a�? katanya

Guna mendukung produk lokal unggulan ini, Disperindag akan fokus melakukan pendampingan. Serta meningkatan kualitas produk dan kepastian produk dalam mengakses pasar dan modal usaha.

Seperti diketahui, tak sedikit pelaku IKM yang masih kesulitan mengakses modal usaha di perbankan.

Serta tak sedikit pula mereka masih kesulitan mencari pasar.

a�?Kita akan berikan pendampingan dan akses itu,a�? katanya.

Sementara itu, owner Kopi Rinjani Lombok Hj Nurwadaini mengakui, banyak produk lokal NTB yang diminati.

Sebagai contoh dalam MTW Nasional lalu, antusias tamu dan penonton baik dari dalam dan luar NTB terhadap produk lokal sangat luar biasa.

Bahkan selama berlangsungnya pameran, ia sendiri mendapat omzet Rp 8 juta hingga Rp 10 juta.

Pasca pameran, ia mendapat banyak orderan dari tamu yang sebelumnya sempat datang ke stannya. Bahkan ada di antara mereka yang menawarkan kerja sama.

a�?Sudah ada yang mengajak kerja sama,a�? imbuhnya.

Meski demikian, ia melihat pelaku IKM tetap harus berinovasi. Ini diperlukan tidak hanya menghadapi MEA melainkan untuk menghadapi persaingan di tingkat lokal yang belakangan mulai ketat.

a�?Persaingan sehat harus dihadapi dengan inovasi, ini harus,a�? tandasnya. (ewi/r4)

Berita Lainnya

ILBB-Ancora Foundation Bantu Korban Gempa Lombok

Redaksi Lombok Post

Bank Mandiri-Hiswana Migas-Pertamina Jalin Kerjasama

Redaksi Lombok Post

Soft Opening Jannah Tour and Travel Meriah

Redaksi LombokPost

Masyarakat Didorong Gunakan Produk Lokal

Redaksi LombokPost

FWD Life Resmi Hadir di Lombok

Redaksi Lombok Post

Golden Palace Hotel Dikunjungi Wakil Duta Besar Australia

Redaksi Lombok Post

BI Sosialisasi Kartu GPN di Kota Bima

Redaksi Lombok Post

Distribusi Kartu Berlogo GPN Dekati Target

Redaksi LombokPost

Avian Brands Peduli Bangun Kembali Lombok

Redaksi Lombok Post