Lombok Post
Giri Menang

Kurir, Pengedar, dan Pembeli Narkoba Diborgol Polisi

DITAHAN: Ketiga pelaku narkoba yang tertangkap saat transaksi di sebuah rumah di Dusun Bagik Polak, Desa Bagik Polak, Kecamatan Labuapi Minggu (7/8). Ketiganya kini diamankan di Mapolres Lobar.

GIRI MENANG – Polisi Satuan Narkoba Polres Lobar berhasil menggagalkan transaksi narkoba di Dusun Bagik Polak, Desa Bagik Polak, Kecamatan Labuapi Minggu (7/8) dini hari. Tiga pelaku berinisial W (25), AH (26), dan M (48) berhasil diamankan polisi.

Dari tangan pelaku polisi berhasil menyita enam poket diduga sabu seberat 2,43 gram. Kasat Narkoba Polres Lobar AKP Raffles Girsang mengatakan, tiga orang yang ditangkap itu diduga ada yang menjadi pengedar dan kurir.

“Ini merupakan pengembangan dari laporan masyarakat,” kata Raffles.

Gerak gerik pelaku telah diintai selama kurang lebih satu pekan. Setelah memperoleh informasi akurat, pihaknya menerjunkan delapan anggota untuk melakukan penggeledahan di rumah W (25), di Dusun Bagek Polak.

Pada saat bersamaan, ditemukan juga AH (26) asal Dusun Paok Kambut, Desa Telaga Waru dan M ( 48) asal Jereneng, Labuapi. Penggeledahan tersebut turut disaksikan pihak RT dan warga setempat.

Sempat terjadi ketegangan saat penggerebekan berlangsung. Sebab salah seorang pelaku hendak melawan. “Untuk menguasai lokasi, kita meminta backup 35 personel,A� lanjutnya.

Dari tangan pelaku polisi mengamankan barang bukti berupa 6 poket jenis Sabu seberat 2,43 gram, 1 buah timbangan dan 3 korek api serta alat hisap.

Setelah berhasil mengamankan pelaku, pihaknya membawa mereka ke Mapolres Lobar untuk dites urine. Hasilnya, ketiga pelaku positif menggunakan narkoba.

A�Menurut pengakuan mereka baru saja menggunakan narkoba jenis sabu,A� terangnya.

Ia mengatakan, ketiga pelaku memiliki peran berbeda. AH sebagai kurir, W sebagai pengedar dan M sebagai pembeli. Ketiganya diringkus saat transaksi sedang berlangsung.

Berdasarkan keterangan ketiganya, mereka sudah melakukan kegiatan ini sejak lama. Biasanya mereka beroperasi dengan mengedarkan barang haram dalam jumlah besar.

Diantara pelaku ini ada yang bekerja sebagai sopir. Para pelaku mengaku daerah sasarannya baru lingkup Labuapi. Hal ini disebabkan para pelaku ini berasal dari daerah yang sama.

A�Mereka mengaku mendapatkan barang ini dari seseorang warga Cina berinisial B yang tinggal di daerah Mataram,A� tutupnya.

W dan AH kini dijerat dengan pasal 112 dan 114 dengan ancaman hukuman minimal 7 tahun dan maksimal 20 tahun penjara. Sementara M dijerat pasal 131 nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika dan akan menjalani rehabilitasi di BNN. (fer/r6)

Berita Lainnya

PJU di PLTU Jeranjang Segera Dibangun

Redaksi LombokPost

Pemancing Diduga Hanyut di Perairan Labuan Poh

Redaksi LombokPost

Sinyal Mutasi Makin Menguat

Redaksi LombokPost

Sekolah Terdampak Gempa Belum Diperhatikan

Redaksi LombokPost

Korban Gempa Butuh Lebih Banyak Huntara

Redaksi LombokPost

HUT SMAN 1 Gerung Meriah

Redaksi LombokPost

Pariwisata Senggigi Diyakini Pulih Lebih Cepat

Redaksi LombokPost

9.345 Orang Tertahan di Pengungsian

Redaksi LombokPost

Bupati Bela PT Tripat

Redaksi LombokPost