Lombok Post
Pendidikan

M2M Praktikkan Teori di Kelas Lewat Outbound

OUTBOUND: Siswa MAN 2 Mataram foto bersama sebelum melaksanakan program outbound di madrasah setempat, kemarin (10/8).

MATARAM – Belajar tidak harus di dalam kelas, namun juga bisa dilakukan di luar sekolah. Seperti yang tengah dilakukan MAN 2 Model Mataram (M2M) yang dikemas dalam program outbound. a�?Kita punya program outbound yang belajarnya di luar,a�? kata Ketua Panitia Outbound Lalu Ahmad Fahrudin, kemarin (10/8).

Outbound kali ini bukan melaksanakan permainan seperti anak TK atau PAUD. Namun titik tekannya melakukan observasi dari teori yang sudah diberikan madrasah. Seperti, jurusan IPA mengunjungi Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) MataramA� danA� Lembaga Ilmu Pengetahuan IndonesiaA� (LIPI). Jurusan IPS mengunjugi Desa Sade yang menjadi daerah budaya, sedangkan jurusan agama mengunjungi pondok pesantren Nurul Bayan KLU. a�?Semua ini ada kaitannya dengan materi yang sudah kita berikan di sekolah,a�? ujar Ahmad.

Pada intinya lanjut Ahmad, outbound mendekatkan siswa dengan teori yang selama ini diajarkan di madrasah. Teori diberikan siswa ini dipraktikkan.

Sementara itu, Kepala MAN 2 Model Mataram Lalu Syauki menuturkan, outbound dilaksanakan dengan berbagai bentuk rangkaian kegiatan yang telah direncanakan bersama guru pendamping.a�?Kami meminta siswa mengikuti kegiatan dengan baik,a�? paparnya.

Syauki menuturkan, orientasi dari program ini adalah bagaimana agar siswa memiliki wawasan empirik dan memperoleh pelajaran dari alam semesta dan pelajaran pendidikan di lembaga. Baik pemerintah maupun swasta di kelompok sosial, kelompok industri seni kerajinan, objek wisata alam, budaya, dan lain-lainA� yang menjadi obyek kunjungan.

Sementara itu, Waka Humas MAN 2 Model Mataram Ucup menambahkan, program ini memiliki wawasan empirik tentang terapan ilmu yang ada dalam realitas masyarakat. Terutama yang berkaitan dengan apa yang diperoleh dari kerangka teoritis di kelas. Bentuk kegiatan yang dilakukan adalah beragam aktivitas seperti observasi, dialog, interview, praktik. Seperti bahasa Arab, Inggris, praktik seni melukis dan rekreasi di objek wisata. a�?Ini nanti ada laporannya,a�? cetusnya. (jay/r9/*)

Berita Lainnya

Kasek Harus Memiliki Sertifikat Cakep Nasional

Redaksi LombokPost

500 Mahasiswa UNW Ikuti PERTAMA

Redaksi LombokPost

Jurusan Pertanian SMKN 7 Mataram Kurang Diminati

Redaksi LombokPost

KBM di Kota Mataram Mulai Normal

Redaksi LombokPost

Bantuan Kemendikbud Untuk Guru PNS Rp 1,5 Juta, Honor Rp 2 Juta

Redaksi Lombok Post

Bhayangkari Percantik Taman Baca di Pesisir Pantai

Redaksi LombokPost

Sintya, Siswi MAN 1 Mataram Juara Ajang KSM Bidang Fisika

Redaksi LombokPost

SMAN 10 Mataram Kekurangan Siswa

Redaksi LombokPost

Dua Siswa Lotim Masuk Tim Paskibraka Nasional

Redaksi LombokPost