Lombok Post
Praya

Bakesbangpol Ancam Ormas Tak Akur

Kepala Bakesbangpoldagri HM Suhardi

PRAYA – Bakesbangpoldagri Lombok Tengah (Loteng) meminta,A� ormas atau lembaga apa pun itu, agar tidak terjebak dualisme kepengurusan. Jika itu terjadi, sebaiknya diselesaikan secara musyawarah mufakat.

a�?Jika tidak, maka kami terpaksa tidak mengakui keberadaan ormas yang dimaksud. Apa pun alasannya,a�? kata Kepala Bakesbangpoldagri HM Suhardi, kemarin (11/8).

Diakuinya, sejumlah ormas yang dimaksud, sudah beberapa kali mengajukan daftar nama ke Bakesbangpoldagri.

Namun, pihaknya terpaksa menolak, karena terbentur aturan. Khususnya, Undang-undang Nomor 17 Tahun 2013, tentang pengganti Undang-undang Nomor 5 Tahun 1985 tentang, ormas.

Ditambah lagi, kata Suhardi Permendagri Nomor 33 Tahun 2012, tentang pedoman pendaftaran ormas di lingkungan Kemendagri.

Salah satunya adalah, ormas yang bersangkutan wajib mendaftarkan diri ke Bakesbangpoldagri kabupaten/kota dan provinsi. Jika tidak, dianggap illegal.

Dari data yang ada, tambahnya terdapat 79 ormas di Gumi Tatas Tuhu Trasna yang diakui, dan ditambah 82 lembaga swadaya masyarakat (LSM).

Hal ini dibuktikan dengan kesekretariatannya masing-masing, akta notaris, struktur kepengurusan, anggaran dasar dan anggaran rumah tangga (AD/ART) serta lambang organisasi.

a�?Kalau ada diluar itu, maka kami pastikan ormas yang dimaksud tidak jelas. Selebihnya, kami minta yang merasa dualisme kepengurusan, agar menyelesaikan permasalahannya secara internal,a�? serunya.(dss/r3)

Berita Lainnya

Polres Loteng Siap Bersinergi Dengan Media

Redaksi LombokPost

Penangan Pascagempa Lamban

Redaksi LombokPost

SMPN 3 Jonggat Terapkan Pembelajaran Berbasis Siswa

Redaksi LombokPost

Pemkab Loteng Siapkan Nikah Massal Gratis

Redaksi LombokPost

Jaksa Kumpulkan 96 Kades Terpilih

Redaksi LombokPost

Dewan Pertanyakan Penyedia Panel RISHA

Redaksi LombokPost

Kadis Baru Ditugaskan Perangi Calo

Redaksi LombokPost

PT Angkasa Pura I Salurkan Dana Pinjaman Mitra Binaan

Redaksi LombokPost

Pemkab Loteng Bangun Pendeteksi Tsunami

Redaksi LombokPost