Lombok Post
Sportivo

Jadwal Atletik Terlalu Mepet

FOKUS: Tim estafet 4x400 meter putra tengah latihan memperbaiki catatan waktu jelang tampil di PON XIX/2016 Jabar di GOR 17 Desember, Turide-Mataram, kemarin. Nomor estafet merupakan salah satu nomor yang membutuhkan stamina yang stabil, sehingga diperlukan kebugaran fisik yang tinggi.

MATARAM – Tim atletik NTB sepertinya akan mendapat ujian berat kala melakoni babak penyisihan Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX/2016 Jawa Barat. Pasalnya, jadwal pertandingan yang dikeluarkan PB PON terlalu mepet. Terutama nomor lari jarak pendek, seperti lari 100 meter, 200 meter dan estafet 4×100 meter.

Berdasarkan jadwal pertandingan yang dirilis PB PON, ketiga nomor lari jarak pendek tersebut dilakukan pada hari yang bersamaan dengan jeda waktu yang mepet. Pertandingan akan dilakukan secara urutan.

Koordinator pelatih atletik Kapten Inf Muhdar yang dikonfimasi A�Lombok Post mengatakan sudah mengantisipasi hal tersebut. Dia menggenjot atlet dengan intensitas latihan yang tinggi. Sebulan jelang PON, ia memokuskan atlet terbiasa dengan kondisi di PON nanti.

a�?Harus kita antisipasi. Atlet di nomor itu (100 meter, 200 meter dan 4×100 meter) jelas membutuhkan stamina besar,a�? katanya.

Menurutnya, tiga nomor lari jarak pendek itu membutuhkan stamina tinggi. Sehingga untuk proses pengembalian stamina memerlukan waktu yang cukup panjang.

Ada dua atlet yang akan turun di tiga nomor sekaligus yakni Iswandi dan Fadlin. Iswandi dan Fadlin bersama Sudirman Hadi sebelumnya akan lari di nomor 100 meter. Baru kemudian keduanya akan melanjutkan persaingan di nomor lari 200 meter.

Sementara Sudirman Hadi hanya turun di nomor 100 meter. Sementara atlet estafet 4×100 lainnya, Sapwaturrahman hanya turun di nomor lompat jauh.

Pertandingan cabor atletik akan dihelat di Stadion Pakansari Cibinong Kabupaten Bogor. Pertandingan akan dimulai tanggal 22 September hingga final 29 September. A�(zen/r5)

Berita Lainnya

Selangkah Lagi Timnas U-19 Ke Piala Dunia

Redaksi Lombok Post

Huswatun Cetak Sejarah, Petinju Putri Pertama RI Raih Medali Asian Games

Redaksi Lombok Post

Zohri : Saya Nggak Percaya Bisa Juara

Prancis Fantastis! Juara Dunia setelah Tumbangkan Kroasia 4-2

Banjir Hadiah Menanti Zohri

Zohri, Sprinter Pertama Indonesia yang Menjadi Juara Dunia

AS Roma Butuh Keajaiban Kedua

Redaksi LombokPost

Chilena Ronaldo Seindah Puisi

Redaksi Lombok Post

NTB Layak Jadi Tuan Rumah PON 2024

Redaksi Lombok Post