Lombok Post
Selong

Kades Jeringo Lotim Dipolisikan

LAPOR: Sejumlah dokumen yang dibawa Aliansi Pemuda untuk Transparansi Lotim saat melapor ke Polres Lotim, kemarin (12/8)

SELONG – Aliansi Pemuda untuk Tansparansi Lotim melaporkan Kepala Desa (Kades) Jeringo, Kecamatan Pringgabaya, Lombok Timur (Lotim) ke Polres setempat.

Mereka menduga adanya penyimpangan anggaran oleh pejabat desa tersebut. a�?Kami temukan sejumlah fakta lapangan,a�? kata Ketua Aliansi Sugita Juwantara.

Oknum kades itu dituding memainkan anggaran untuk pembangunan jalan desa termasuk, irigasi dan talud. Seharusnya kata Sugita, pembangunan mengacu pada Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa (RPJMDes).

Namun nyatanya temuan mereka di lapangan bertentangan dengan hal itu. a�?Jalannya masih jalan tanah, taludnya dan irigasi juga alakadar saja,a�? jelasnya.

Karena itu mereka meminta aparat kepolisian mengusut tuntas kasus tersebut. Karena itu mereka juga menyertakan sejumlah foto yang menurut mereka sudah menjelaskan kecurangan yang terjadi. a�?Kasihan masyarakat di sana, akses terbatas, dikorupsi pula,a�? keluhnya.

Seblumnya Kasubbid Pendapatan dan Kekayaan Desa, Badan Pembangunan Masyarakat Pemerintah Desa (BPMPD) Lotim Nunuk Susi Ningtyas mengatakan laporan dari desa menjadi hal yang sangat penting. Dari laporan-laporan itu, peerintah melakukan analisa.

Dari laporan itu juga diketahui apa kebutuhan desa, apa kendalanya, dan masalah di sana. Selanjutnya, laporan juga menjelaskan capaian pembangunan desa yang dilakukan aprat pemerintah desa.

a�?Itulah perlunya sebuah laporan, mencegah adanya penyimpangan,a�? katanya.

Dengan dana yang mengalir di desa Rp 1,2- 1,7 miliar pertahun, peran serta masyarakat dalam membantu pemerintah melakukan pengawasan sangat penting.

Tak menutup kemungkinan desa keliru dalam menjalankan kebijakan. Bisa juga ada penyelewengan yang sengaja dilakukan oknum tertentu. a�?Karena itu harus ada peran serta semua kalangan,a�? tambahnya.

Selama ini, karena ketidaktahuan, masyarakat yang menduga ada kesalahan atau penyelewengan biasanya langsung melapor ke BPMPD Lotim.

Kedepan, dengan peningkatan pemahaman, mereka diharap bisa mendeteksi bahkan menentukan apakah ada penyimpangan atau tidak. a�?Kalau ada yang salah laporkan, tapi datanya harus valid,a�? pungkasnya. (yuk/r3)

Berita Lainnya

Pembangunan Rumah Korban Gempa Lamban

Redaksi LombokPost

4564 Honorer Lotim Akan Dievaluasi

Redaksi LombokPost

Akhirnya Darmaga Labuhan Haji Dikeruk Juga!

Redaksi LombokPost

Ditilang, Siswa Madrasah Nangis Minta Pulang

Redaksi LombokPost

SKD Selesai, Banyak Formasi CPNS Lowong

Redaksi LombokPost

Waspada Calo PNS !

Redaksi LombokPost

Cegah Kematian Ibu Hamil dan Bayi

Redaksi LombokPost

ADBMI Sosialisasikan Migrasi Aman Dengan Drama Rudat

Redaksi LombokPost

Sukiman Ungkap Kekecawaan di Hari Pahlawan

Redaksi LombokPost