Lombok Post
Selong

Koruptor dan Bandar Narkoba Dapat Remisi

RAJIN: Sejumlah narapidana saat menjalankan aktivitas pembuatan batako di Rutan Kelas IIB Selong, Lombok Timur kemarin (12/8).

SELONG – Menyambut Hari Ulang Tahun Republik Indonesia ke-71, Rumah Tahanan (Rutan) Kelas IIB Selong, Lombok Timur berancang-ancang memberikan a�?hadiaha�? bagi sejumlah narapidana.

Pengurangan masa tahanan alias pemberian remisi bakal dilakukan, sebagaimana tahun-tahun sebelumnya. a�?Kami usulkan 113 orang,a�? kata Kasi Pengamanan Rutan Selong Fauzan.

Dia menerangkan 113 nama itu sudah diusulkan ke Kementerian Hukum dan HAM. Mereka dinyatakan berhak secara aturan karena sejumlah persyaratan yang terpenuhi.

Misalnya putusan kasusnya sudah bersifat tetap, berkelakuan baik, dan telah menjalani sekurangnya enam bulan masa penahanan. a�?Tidak sembarangan diberikan, ada variabel yang harus terpenuhi,a�? katanya.

Dari jumlah yang diusulkan, 12 orang adalah terhukum kasus narkoba dan satu orang terkait kasus korupsi. Sedang 100 lainnya adalah pidana umum.A� Perihal pengajuan narapidana narkoba dan korupsi untuk ikut mendapat potongan, ia mengatakan ada dasar yang digunakan.

Peraturan Pemerintah 99/2012 mengatur remisi napi narkoba yang masa hukumannya di bawah lima tahun penjara. Sedang untuk koruptor, mereka yang melakukan tindak korupsi di bawah satu miliar rupiah juga dimungkinkan mendapat remisi sesuai aturan tersebut.

a�?Aturan memberi ruang untuk remisi, jadi kami tak boleh menahan,a�? katanya.

Kisaran remisi yang diberikan untuk para narapidana tersebut beragam. Mulai empat bulan hingga hitungan hari. a�?Kalau disetujui usulan ini, mereka akan menerimanya saat 17an (17 Agustus, Red) mendatang,a�? urainya.

Sebelumnya Kepala Rutan Kelas II B Selong, Kurnia Panji Pamekas mengatakan keberadaan rutan sejatinya bukan untuk menghukum. Rutan diadakan lebih pada aspek pembinaan.

Harapannya, setelah keluar, setiap indivisu bisa menjadi orang yang lebih baik. a�?Di dalam kami berikan pembinaan mental, spiritual, termasuk skil,a�? jawabnya. (yuk/r3)

Berita Lainnya

Calon Pejabat Mulai Diseleksi

Redaksi LombokPost

Kinerja Dewan Mengecewakan, Pembahasan Raperda Sangat Minim

Redaksi LombokPost

Edukasi Warga lewat Game Android

Redaksi LombokPost

Dikbud Gagalkan Pernikahan Dini Jelang UN

Redaksi LombokPost

Kepala Disnakertrans Paling Diminati

Redaksi LombokPost

Dinsos Usulkan Tambahan 18 Ribu KK Penerima Jadup

Redaksi LombokPost

M Rido Abdillah, Penderita Tumor Ganas di Rahang dan Mata

Redaksi LombokPost

KPU Laksanakan Rekomendasi Bawaslu

Redaksi LombokPost

Ratusan Guru Jadi PPS dan PPK

Redaksi LombokPost