Selong

Koruptor dan Bandar Narkoba Dapat Remisi

SELONG – Menyambut Hari Ulang Tahun Republik Indonesia ke-71, Rumah Tahanan (Rutan) Kelas IIB Selong, Lombok Timur berancang-ancang memberikan a�?hadiaha�? bagi sejumlah narapidana.

Pengurangan masa tahanan alias pemberian remisi bakal dilakukan, sebagaimana tahun-tahun sebelumnya. a�?Kami usulkan 113 orang,a�? kata Kasi Pengamanan Rutan Selong Fauzan.

Dia menerangkan 113 nama itu sudah diusulkan ke Kementerian Hukum dan HAM. Mereka dinyatakan berhak secara aturan karena sejumlah persyaratan yang terpenuhi.

Misalnya putusan kasusnya sudah bersifat tetap, berkelakuan baik, dan telah menjalani sekurangnya enam bulan masa penahanan. a�?Tidak sembarangan diberikan, ada variabel yang harus terpenuhi,a�? katanya.

Dari jumlah yang diusulkan, 12 orang adalah terhukum kasus narkoba dan satu orang terkait kasus korupsi. Sedang 100 lainnya adalah pidana umum.A� Perihal pengajuan narapidana narkoba dan korupsi untuk ikut mendapat potongan, ia mengatakan ada dasar yang digunakan.

Peraturan Pemerintah 99/2012 mengatur remisi napi narkoba yang masa hukumannya di bawah lima tahun penjara. Sedang untuk koruptor, mereka yang melakukan tindak korupsi di bawah satu miliar rupiah juga dimungkinkan mendapat remisi sesuai aturan tersebut.

a�?Aturan memberi ruang untuk remisi, jadi kami tak boleh menahan,a�? katanya.

Kisaran remisi yang diberikan untuk para narapidana tersebut beragam. Mulai empat bulan hingga hitungan hari. a�?Kalau disetujui usulan ini, mereka akan menerimanya saat 17an (17 Agustus, Red) mendatang,a�? urainya.

Sebelumnya Kepala Rutan Kelas II B Selong, Kurnia Panji Pamekas mengatakan keberadaan rutan sejatinya bukan untuk menghukum. Rutan diadakan lebih pada aspek pembinaan.

Harapannya, setelah keluar, setiap indivisu bisa menjadi orang yang lebih baik. a�?Di dalam kami berikan pembinaan mental, spiritual, termasuk skil,a�? jawabnya. (yuk/r3)

Related posts

Tak Gentar Lawan Luthfi-Najam

Redaksi Lombok Post

Dari Sosialisasi Hingga Pengobatan Dalam Kendaraan

Iklan Lombok Post

PKL Menolak Diusir dari Taman Selong

Redaksi Lombok post