Lombok Post
Tanjung

LSM Lombok Utara Bersatu Dukung RAB

KOMPAK: Tampak anggota dari beberapa LSM di Lombok Utara sedang berkumpul, kemarin (12/8). Mereka membentuk koalisi untuk mendukung RAB yang diduga mencermarkan nama baik dewan.

TANJUNG – Langkah DPRD Lombok Utara mempidanakan RAB (inisial) mendapatkan perlawanan. Salah satunya dari koalisi gabungan LSM Lombok Utara. Bahkan koalisi LSM ini membuat Gerakan Soidaritas untuk RAB.

a�?Ini namanya pemakzulan hak rakyat bersuara dan berpendapat. Kita akan mendukung penuh RAB,a�? ujar Koordinator Koalisi LSM Husnul Muhadi, kemarin (12/8).

Menurutnya, apa yang dilakukan RAB merupakan bentuk kritikan kepada lembaga wakil rakyat tersebut. Bukan bermaksud untuk melakukan pencemaran nama baik seperti apa yang menjadi aduan DPRD ke polisi.

a�?Dengan langkah DPRD melapor ke polisi ini menunjukkan bahwa mereka anti kritik. Kita sangat sayangkan hal itu,a�? tandasnya.

Lebih lanjut, Husnul menerangkan gerakan solidaritas terhadap RAB ini sebagai wujud pembelaan terhadap rakyat yang ditindas dan didiskriminisasi wakilnya di parlemen.

a�?Kalau begini dewan tidak berjiwa mengayomi melainkan otoriter,a�? cetusnya.

Husnul menilai anggota dewan telah mencederai Undang-Undang. Di dalamnya memuat hak seluruh warga Indonesia untuk menyampaikan pendapat di muka umum baik secara lisan atau tulisan.

Untuk diketahui, RAB dipolisikan DPRD Lombok Utara karena dinilai telah melakukan pencemaran nama baik. Ini terkait komentar RAB di Facebook beberapa waktu lalu. RAB menulis komentar yang dianggap menjustifikasi DPRD melakukan korupsi yang masif, terorganisai, dan terstruktur dengan kedok kunjungan kerja tanpa hasil.

Sementara itu, salah seorang aktivis muda Lombok Utara, Anton Sahertian menyampaikan Gerakan Solidaritas untuk RAB ini dilakukan sebagai salah satu bentuk dukungan moril kepada sesama masyarakat yang mulai kritis namun dikriminalisasi.

Ia menganggap tindakan DPRD ini sebagai bibit-bibit Orde Baru yang mulai tumbuh kembali.

a�?Lombok Utara yang kaya nilai budaya dan kearifan lokal telah dicederai sikap para petinggi sendiri,a�? pungkasnya. (puj/r9)

Berita Lainnya

50 Orang Dilatih Jadi Aplikator Risha

Redaksi LombokPost

Rekruitmen P3K Diharapkan Bisa Mulai Tahun Depan

Redaksi LombokPost

Kantor Sementara DPRD Mulai Dibangun

Redaksi LombokPost

Warga Dusun Boyotan Terancam Tak Dapat Rp 50 Juta

Redaksi LombokPost

Baru 40 Sekolah Rusak Berat Dirobohkan

Redaksi LombokPost

Sekda Izinkan Huntara BUMN yang Tak Ditempati Dibongkar, Asal…

Redaksi LombokPost

Empat Puskesmas Darurat Mulai Beroperasi

Redaksi LombokPost

7.000 Petisi Penolakan Juknis Bantuan Gempa

Redaksi LombokPost

Pelebaran Jalan Ganggu Distribusi Air

Redaksi LombokPost