Lombok Post
Headline Sportivo

Menunggu a�?Ledakana�? Manusia Tercepat di Indonesia

MANUSIA TERCEPAT INDONESIA: Sprinter terbaik Indonesia Iswandi tengah menjalani latihan rutinnya di lintasan atletik GOR 17 Desember, beberapa waktu lalu. Iswandi menargetkan mempertahankan medali emas di nomor lari 100 meter di PON 2016 Jabar.

MATARAM – Sprinter terbaik Indonesia yang berasal dari NTB Iswandi, sudah tidak sabar turun di Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX/2016 Jawa Barat (Jabar) September mendatang. Atlet yang baru bergabung ke Pelatda Rinjani awal bulan itu, menatap PON Jabar dengan optimisme yang membuncah.

Melakoni PON keduanya, atlet asal Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) itu bertekad mempertahankan medali emas di nomor spesialisnya lari 100 meter. Medali yang pernah ia rebut empat tahun silam.

Namun menurutnya, mempertahankan medali lebih sulit dari mengejar. Ia menganggap persaingan di PON kali ini bakal lebih berat. Para pesaing sudah mempersiapkan diri dengan maksimal.

a�?Saingan terberat mungkin dari rekan daerah. Ada Fadlin dan Sudirman Hadi. Mereka sama-sama bagus,a�? ujarnya.

Wajar saja jika Iswandi menaruh kewaspadaaan pada dua atlet NTB itu. Pasalnya di PON Riau lalu, Fadlin membuntutinya dengan meraih perak. Sementara Sudirman Hadi, baru saja terpilih menjadi atlet atletik pertama NTB di ajang Olimpiade. Itu bisa menjadi motivasi tambahan bagi atlet asal Kabupaten Lombok Utara (KLU).

a�?Saya akan tetap berjuang. InsyaAllah peluang itu masih ada,a�? tegasnya penuh optimis.

Menyandang predikat manusia tercepat di Indonesia saat ini ternyata membuat Iswandi sedikit terbebani. Meski target utamanya adalah meraih emas, namun ia menganggap a�?julukana�? itu sedikit mengganggu persiapannya.

a�?Secara psikologis sedikit membebani mas. Takutnya nanti tidak maksimal,a�? akunya.

Iswandi baru saja kembali fit setelah turun di Pekan Olahraga Mahasiswa (PON) Asean bulan lalu. Penampilannya di turnamen antar mahasiswa itu di bawah performa terbaik. Ia dalam kondisi kurang sehat.

Kini, PON 2016 Jabar sudah di depan mata. Keinginan terbesarnya selain membantu NTB meraih 15 medali emas, tentu saja dia ingin mempertahankan emas di nomor paling bergengsi 100 meter.

Dengan memegang status sebagai pelari tercepat, bukan tidak mungkin Iswandi akan memecahkan rekornya sendiri dalam ajang paling bergengsi di tingkat nasional itu.

Pelari asal Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) ini menegaskan bahwa dirinya sudah kembali ke performa terbaiknya. Dia sadar harus tetap bekerja keras demi mempertahankan gelar yang telah ia dapatkan pada PON sebelumnya. Ia juga merasakan bahwa kondisinya semakin hari semakin membaik. (zen/r5)

Berita Lainnya

Polres Loteng Siap Bersinergi Dengan Media

Redaksi LombokPost

PDIP Panaskan Mesin Partai

Redaksi LombokPost

Bangun Tidur, Begal Dicokok Polisi

Redaksi LombokPost

Pak Jokowi, Bebaskan Baiq Nuril!

Redaksi Lombok Post

Penangan Pascagempa Lamban

Redaksi LombokPost

SMPN 3 Jonggat Terapkan Pembelajaran Berbasis Siswa

Redaksi LombokPost

Pemkab Loteng Siapkan Nikah Massal Gratis

Redaksi LombokPost

Hati-Hati, Pohon Mulai Bertumbangan!

Redaksi LombokPost

Jaksa Kumpulkan 96 Kades Terpilih

Redaksi LombokPost