Feature Headline

Ibrahim Memang Nekata�� Renang dari Trawangan ke Lombok

Ibrahim Rusli

TANJUNG-Ibrahim Rusli benar-benar nekat. Di usianya yang sudah menginjak 51 tahun, pria asal Kota Tarakan, Kalimantan Utara ini berenang dari Gili Trawangan menuju daratan Pulau Lombok.

Aksi itu dilakukan Ibrahim tanpa pelampung. Dia hanya mengenakan celana kolor warna krem. Total, dia berenang di perairan laut yang memisahkan daratan Pulau Lombok dari Gili Trawangan sepanjang 7,72 kilometer selama tiga jam kurang dua menit.

Pria yang bekerja sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) di Sekretariat DPRD Kota Tarakan ini memulai aksinya pukul 06.27 Wita. Dan baru menjejak daratan Pulau Lombok pada pukul 09.25 Wita.

Pantauan Lombok Post, Ibrahim memulai renang jarak jauhnya dari dermaga Hotel Villa Ombak dan menepi di area Hotel 51, Dusun Mentigi, Desa Malaka, Kecamatan Pemenang sekitar pukul 09.25 Wita.

Selama perjalanan Ibrahim dikawal tiga kapal dari tim Ekspedisi Renang Gili Trawangan-Bangsal, Polairut, dan Basarnas.

Setelah tiba di daratan Pulau Lombok, Ibrahim pun menyerahkan bendera merah putih yang dibawa kepada perwakilan Pemkab Lombok Utara.

Aksi berenang jarak jauh ini bukan yang pertama dilakukan Ibrahim. Selain di Lombok, sebelumnya Ibrahim juga pernah mencoba berenang jarak jauh di berbagai tempat dan salah satu aksinya pun memecahkan rekor MURI yakni berenang menyeberangi Bali-Banyuwangi kemudian Madura-Surabaya (Suramadu) dalam satu hari.

a�?Yang ini (renang Trawangan-Lombok,red) yang paling sulit karena arusnya kuat,a�? katanya saat menceritakan aksinya di Bangsal, kemarin.

Bahkan Ibrahim yang sudah memiliki banyak pengalaman berenang jarak jauh ini sempat merasa pesimis bisa menyelesaikan perjalanannya berenang karena arus yang kencang tersebut. a�?Ini memang paling berat arusnya. Sempat mau naik ke kapal tapi saya tahan,a�? cetusnya sambil tersenyum.

Menaklukkan laut, Ibrahim bukannya tak ada takutnya. Yang paling sering membuatnya was-was adalah ubur-ubur. Pasalnya binatang laut itu pernah menyebabkannya dirawat di rumah sakit selama beberapa hari.

a�?Kita biasanya melihat arus melalui kalender Cina. Nah, pas tanggal 13 Agustus, ombak bagus,a�? kata dia.

Sementara Asisten I Setda Lombok Utara, Kholidi Halil mengatakan bahwa event ini bisa menjadi ajang promosi pariwisata secara tidak langsung. a�?Aksi Ibrahim ini secara tidak langsung menjadi promosi pariwisata bagi Lombok Utara. Kami sangat mengapresiasi apa yang sudah dilakukan Pak Ibrahim,a�? ungkapnya.

Kepala Dinas Pariwisata Lombok Utara, Muhadi mengaku pihaknya mempunyai rencana untuk menjadikan renang Gili Trawangan-Pemenang ini sebagai agenda tahunan. Pasalnya animo masyarakat cukup antusias setelah melihat berita rencana aksi berenang Ibrahim Rusli ini.

a�?Saya banyak dapat telepon protes, kenapa acara ini tidak digelar untuk peserta lain juga. Kita akan agendakan nanti, mungkin tahun depan untuk memeriahkan HUT Lombok Utara karena animo masyarakat cukup tinggi,a�? paparnya. (puj/JPG/r10)

Related posts

Libur Lebaran ala Warga Kota Mataram : Mal Diserbu Pengunjung, Tapi Sekadar Cuci Mata

Redaksi Lombok Post

KEK Mandalika Dapat Investor Baru

Redaksi Lombok post

Begibung Dulang Saji, Jadi Momen Silaturahmi

Iklan Lombok Post