Lombok Post
Politika

Mori Tunggu Keputusan DPP

Wakil Ketua DPRD NTB Mori Hanafi

MATARAM – Nama Mori Hanafi yang kini menjabat Wakil Ketua DPRD NTB kerap disebut-sebut sebagai bakal calon kepala daerah yang berpotensi terpilih pada pilgub 2018.

Kader Partai Gerindra dari dapil Kota Bima, Kabupaten Bima, dan Dompu itu dinilai dapat merepresentasikan masyarakat Pulau Sumbawa.

Hanya saja, belakangan nama H. Willgo Zainar yang merupakan Ketua DPD Partai Gerindra NTB pun mencuat. Dia disebut-sebut punya keinginan politik untuk bertarung di Pilgub 2018.

Awalnya, Mori Hanafi dapat diharapkan mengulang duet sukses koalisi Partai Golkar dan Partai Gerindra di Lombok Tengah.

Hal itu bisa terjadi jika figur Ketua DPD Golkar NTB H Suhaili FT berpasangan dengannya.

Tentu Suhaili sebagai bakal calon gubernur dan Mori Hanafi sebagai bakal wakil gubernur.

Partai Golkar yang menguasai kursi mayoritas dengan 11 kursi di DPRD NTB diyakini dapat memenuhi syarat 20 persen perolehan kursi jika berkoalisi dengan Partai Gerindra yang menguasai delapan kursi.

Menyikapi hal itu, Mori Hanafi mengatakan, tetap loyal kepada partai. Menurut dia, apapun keputusan Partai Gerindra patut diikuti.

Apalagi jika merupakan keputusan DPP untuk mengusung Willgo Zainar sebagai calon Gubernur NTB.

a�?itu kan keputusan DPP, tapi tetap akan melalui proses karena memang masih panjang,a�? ujar Mori Hanafi kepada Lombok Post, Jumat (12/08).

Dia mengaku sebagai partai politik dengan banyak kursi di DPRD baik provinsi maupun kabupaten/kota, Partai Gerindra harus punya nilai tawar.

Meskipun memang tidak dapat mengusung calon sendiri, tapi dengan munculnya nama Willgo Zainar menunjukkan bahwa Partai Gerindra punya kader yang layak jual.

Pihaknya tentu tetap mempelajari dinamika politik kedepannya. Terutama setahun menjelang pelaksanaan pilkada serentak 2018.

Komunikasi politik pun akan dibangun dengan menjajaki berbagai kemungkinan yang ada. Terkait dengan itu, dia berupaya semaksimal mungkin mengikuti perkembangan politik.

Pihaknya bertekad untuk memberikan pendidikan politik kepada masyarakat.

Terlebih dalam beberapa kali momentum politik di NTB, Partai Gerindra selalu membuktikan diri sebagai pemenang.

a�?Partai Gerindra itu tetap punya semangat dan komitmen untuk mengedepankan potensi yang dimiliki. Terkait ceritanya bisa berubah ya itu nanti kita lihat bagaimana perkembangannya,a�? tandasnya.

Terpisah pengamat politik IAIN Mataram Agus mengapresiasi keberanian Partai Gerindra dalam mengusung calon sendiri yakni Willgo Zainar.

Menurut dia, Gerindra bakal mendapat respon positif masyarakat. Jika Partai Gerindra serius dengan pernyataannya, maka tinggal parpol lain yang membangun komunikasi dengan Partai Gerindra.

Maka itu, posisi Gerindra dalam hal ini akan digadang-gadang oleh parpol lainnya yang ingin posisi wakil.

Hanya saja, jika Partai Gerindra mengajukan kader sendiri, akan bertolak belakang dengan Partai Golkar yang pernah mesra dengan Gerindra di Lombok Tengah.

“Jika saat pilkada Lombok Tengah Partai Golkar dan Partai Gerindra sangat mesra, tapi apakah pada pilgub akan pisah ranjang,” ujar Agus.

Dikatakan, ada dua kemungkinan yang terjadi antara Partai Gerindra dan Partai Golkar berkolaborasi atau pecah kongsi. Jika keduanya kembali berkoalisi, maka setidaknya dua partai ini sudah memenuhi 20 persen suara.

Tapi jika tidak, maka Lalu Pathul Bahri yang kini bergandengan dengan Suhaili dituntut harus loyal kepada partai. Kondisi ini menurut dia akan mengubah konstelasi politik di Lombok Tengah.

Termasuk jika nantinya Suhaili mundur dari jabatannya dan digantikan oleh Pathul. (tan/r9)

Berita Lainnya

Pendaftaran Calon Angota KPU Diperpanjang

Redaksi LombokPost

Sembilan Sekolah Lolos Babak Penyisihan Lomba Cerdas Cermat

Redaksi LombokPost

Partisipasi Pemilih Nasional Ditarget 77,5 Persen

Redaksi Lombok Post

Pemilu Serentak 2019 Ribet

Redaksi LombokPost

Ma’ruf Amin Kampanye di Pondok?

Redaksi Lombok Post

Tiga Caleg DPRD NTB Dinyatakan TMS

Redaksi LombokPost

Bawaslu Bersiap Pelototi Kiai Ma’ruf, Ingatkan Tidak Kampanye di Ponpes

Redaksi LombokPost

Bung Nuri: Mari Berpolitik Santun

Redaksi LombokPost

DPT HP Akan Dicermati Dua Bulan

Redaksi LombokPost