Giri Menang Headline

Nasionalisme Dewan Lobar Meragukan!

GIRI MENANG – Nasionalisme sebagian wakil rakyat Lombok Barat meragukan. Sebabnya, upacara peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-71, kemarin (17/8) hanya dihadiri segelintir saja anggota DPRD Lombok Barat.

Menjadi tamu kehormatan, telah ada tempat khusus yang diberikan panitia untuk anggota legislatif. Bersama dengan tokoh masyarakat, agama, pimpinan sejumlah instansi vertikal, Kepala SKPD lingkup Pemkab Lobar, para wakil rakyat ditempatkan di Bencingah Agung.

Namun tempat yang relatif sejuk dan terhindar panas matahari serta kursi yang dibalut kain putih bersih, tidak mampu menarik kehadiran anggota dewan. Tiga baris kursi berjumlah lebih dari 20 buah, nampak kosong.

a�?Itu memang untuk tempat duduk anggota dewan, tamu-tamu kehormatan,a�? kata salah seorang staf di Bagian Umum Setda Lobar seraya menunjuk deretan kursi kosong tersebut.

Pemandangan terbalik terlihat di tengah lapangan Kantor Bupati Lobar. Meski panas terik, tidak menyurutkan ribuan peserta upacara dari posisinya. Mereka dengan khidmat dan serius mengikuti jalannya acara.

Bertindak selaku inspektur upacara HUT RI ke-71 adalah Bupati Lobar Fauzan Khalid dan pembaca proklamasi kemerdekaan adalah Ketua DPRD Lobar Sumiatun. Sedangkan untuk komandan upacara, dipimpin langsung Danramil Gerung Kapten Inf Marito.

Usai upacara, Fauzan Khalid berharap Indonesia semakin baik lagi. Dengan semakin baiknya pemerintah kedepannya, tentu akan membawa dampak positif bagi Lombok Barat.

a�?Kita tentu berharap yang baik-baik di usia yang baru ini,a�? katanya singkat.

Perilaku anggota dewan ini kalah dengan para ibu rumah tangga di Gerung, tepatnya yang bermukim di belakang kantor Bank NTB cabang Gerung. Ya, saking cintanya terhadap Indonesia, ibu-ibu itu rela berdesakan demi bisa memberi penghormatan pada lambang Negara, sangsaka Merah Putih. (dit/r6)

Related posts

Siap-siap..!! Pesta Kesenian Bali 2017 Digulirkan Sebulan Penuh Mulai 10 Juni

Redaksi Lombok Post

Roswati Sebut Keterlibatan Pihak Lain Kasus Gadai Fiktif

Redaksi Lombok Post

Winengan Salahkan Warga

Redaksi Lombok post