Lombok Post
Bima - Dompu

Guru Rusdin Terancam Dipecat

Wakil Bupati Bima Dahlan HM Noer

BIMA – Guru SDN di Kecamatan Bolo Rusdin terancam dipecat dari ASN (Aparatur Sipil Negara). Itu menyusul vonis 5 tahun penjara dari Pengadilan Tipikor Mataram. Ia dinyatakan terbukti telibat kasus korupsi DAK tahun 2012.

Menyikapi kasus itu, Wakil Bupati Bima Dahlan HM Noer menegaskan, tidak ada ampun bagi ASN yang terbukti bersalah. Apalagi sudah mendapat keputusan hukum tetap dari pengadilan.

a�?Sesuai aturan, bersangkutan jelas akan dipecat dari ASN,a��a�� ungkapnya, kemarin (19/8).

Meski sudah mendapat informasi tentang putusan hukum terhadap Rusdin, wabup mengaku, belum ada salinan putusan dari pengadilan yang diterima.

a�?Kita menunggu putusan lengkap dari pengadilan, baru kita sikapi,a��a�� tegasnya.

Ia menilai, korupsi terjadi selama ini karena lemahnya pengawasan. Untuk itu, ia berjanji akan terus memantau setiap pembangunan yang ada di Kabupaten Bima.

a�?Sasaran pembangunan fiktif itu di wilayah pelosok. Karena merasa tidak ada yang mengawasi,a��a�� sebutnya.

Padahal, lanjut dia, perbuatan itu berakibat fatal bagi daerah. Seperti, ancaman tidak terima dana Bantuan Sosial (Bansos) dari pusat.

a�?Ini jelas akan merugikan kita semua. Kedepan ini akanA�A�kita awasi bersama,a��a�� pungkasnya. (dam/r1)

Berita Lainnya

IKKB Papua Barat Bantu Korban Gempa

Redaksi LombokPost

Etos Kerja Harus Meningkat selama Ramadan

Pemkot Bima Lanjutkan Perbaikan Infrastruktur Sisa Banjir

Redaksi LombokPost

Miliki Sabu, IRT Diringkus

Ops Ketupat Gatarin 2018 Dimulai

Masih Ditemukan Makanan Kedaluwarsa

Penataan Ama Hami Dilanjutkan

Berkas Ketua PDIP Kota Bima Dilimpahkan ke Kejaksaan

Redaksi LombokPost

KPU Kota Bima Mulai Lipat Surat Suara