Lombok Post
Giri Menang

MTQ Usai, Jalur Bypass Kembali a�?Serama�?

GELAP LAGI: Jalur bypass Gerung Mataram kembali gelap usai event MTQ nasional. DTKPK berdalih sedang melakukan perbaikan jaringan kabel, sehingga harus mematikan seluruh lampu PJU di jalur bypass.

GIRI MENANG – Jalur bypass Gerung Mataram, kembali gelap. Kondisi tersebut berbanding terbalik ketika pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke XXVI belum lama ini. Dimana lampu penerang jalan umum (PJU) menyala terang setiap malam, selama even nasional tersebut berlangsung.

Kondisi jalur bypass yang kembali gelap, mulai dikeluhkan masyarakat yang sering melintas. Salah satunya warga Desa Banyumulek bernama Abdi. a�?Kok gelap lagi, padahal sudah bagus kemarin itu lampunya nyala, jadi ada rasa aman saat melintas,a�? keluh dia.

Abdi bahkan menduga, seluruh lampu PJU memang sengaja dinyalakan hanya untuk menyambut MTQ saja. Sehingga ketika MTQ usai, maka kondisinya kembali seperti semula, dimana jalur bypass Gerung Mataram kembali gelap gulita.

a�?Mungkin sengaja dinyalakan pas MTQ, biar kelihatan bagus,a�? sindir pria tinggi besar ini.

Terpisah, Kepala DTKPK Lobar Lalu Winengan membantah lampu PJU hanya menyala saat MTQ saja. Padamnya lampu sepanjang bypass, menurut Winengan disebabkan pihaknya sedang melakukan perbaikan jaringan.

a�?Sekarang sedang dikerjakan perbaikan jaringan, kita mau pindah kabelnya ke bawah,a�? kata Winengan.

Winengan menjelaskan, sebelum pelaksanaan MTQ, pihaknya tengah mengerjakan jaringan kabel bawah tanah untuk seluruh PJU. Namun pekerjaan tersebut terhenti karena pelaksanaan MTQ.

a�?Saat MTQ kita pakai jaringan kabel di atas, untuk mengejar agar semua lampu bisa nyala. Nah sekarang kita lanjutkan kerjaan kemarin yang tertunda. Karena alasan perbaikan tersebut, maka seluruh PJU di bypass harus dimatikan,a�? jelas pria berkepala plontos ini.

Menurut Winengan, perpindahan kabel menggunakan jaringan bawah tanah dengan alasan estetika. Tentunya akan lebih indah dipandang bila tidak ada kabel yang melintang di sepanjang jalur bypass.

Selain mengubah ke jaringan kabel bawah tanah, lanjut dia, pihaknya berencana melakukan meteresisasi untuk seluruh PJU di bypass Gerung Mataram. Tujuannya, menghemat biaya dan mengantisipasi terjadinya pencurian listrik.

a�?Kalau sudah meterisasi, paling tidak kita cuma bayar Rp 5 juta setiap bulannya, khusus untuk PJU di bypass,a�? tandasnya.(dit/r4)

Berita Lainnya

Perawatan Jalan Memang Tak Maksimal

Redaksi LombokPost

Dekat PLTU, Jalur ke Jeranjang Malah Gelap Gulita

Redaksi LombokPost

Tekan Kemiskinan, Eksekutif dan Legislatif Harus Bersinergi

Redaksi LombokPost

Calon PNS Siapkan Diri, Tes SKB Digelar Sehari

Redaksi LombokPost

Jaspel Puskesmas Gunungsari Tersumbat

Redaksi LombokPost

Hotel di Senggigi Mulai Bangkit

Redaksi LombokPost

Empat Bulan Tersiksa di Pengungsian

Redaksi LombokPost

Giliran Warga Langko Gedor Kantor Desa

Redaksi LombokPost

Dengan Kartu Nikah Administrasi Lebih Mudah, Benarkah?

Redaksi LombokPost