Lombok Post
Sumbawa

Duh, Polisi kok Nipu

Kasat Reskrim Polres Sumbawa, AKP Tri Prasetiyo

SUMBAWA – Setelelah melakukan penyelidikan, aparat Polres Sumbawa akhirnya menahan oknum polisi berinisial Sh. Pasalnya, oknum tersebut terlibat sejumlah kasus dugaanA� penipuan dan penggelapan.

Kasat Reskrim Polres Sumbawa, AKP Tri Prasetiyo membenarkan adanya penahanan tersebut. Dipaparkan, hal itu berawal dari adanya laporan dari perusahaan penyewaan mobil Cirebon. Dimana pemilik perusahaan itu melaporkan bahwa dia memiliki enam unit mobil untuk disewakan.

Dalam laporan keuangannya, hanya satu unit yang dilaporkan berjalan secara terus menerus. Setelah diselidiki ternyata unit-unit mobil ini memang disewakan kepada sejumlah orang. Namun tidak dikembalikan. Ternyata mobil tersebut digadaikan ke tempat lain oleh penyewa. Salah satunya adalah oknum berinisial Sh itu.

”Sh ini meminjam sekitar awal tahun 2016. Namun sampai dengan bulan ini hanya membayar sekitar Rp 11 juta kepada rental Cirebon. Ternyata ini sudah digadaikan ke tempat lain. Dan sudah diamankan di Polres Sumbawa,” ujarnya kepada wartawan, kemarin(22/8).

Berdasarkan kejadian tersebut, pihaknya kemudian melakukan gelar perkara terlebih dahulu. Hasilnya, perbuatan oknum Sh ini termasuk pada tindakan penipuan dan penggelepan. Dimana Sh menyewa mobil tersebut sejak awal tahun ini sampai dengan bulan Juli kemarin.

Namun tidak dibayarkan sepenuhnya. Apalagi mobilnya digadaikan di tempat lain. Sehingga oknum tersebut mendapatkan keuntungan dari tempat lain tersebut.

Setelah dilakukan pendalaman, ternyata ada dua orang lagi pelaku dalam kejadian ini. Selain Sh, pelakunya adalah oknum pegawai perusahaan penyewaan mobil tersebut dan seorang rekan Sh. Adapun modus yang digunakan oleh mereka adalah sama.

Temannya Sh ini menyewa juga, tetapi dibayar sebagian setelah itu digadaikan. Dan yang dikuasakan oleh pemilik perusahaan ini juga begitu. Dia laporkan ke pimpinannya setiap hari satu mobil selalu disewa. Tetapi faktanya mobilnya telah digadaikan di sejumlah tempat. Saat ini, rekan Sh juga sudah ditahan.

Setelah ada laporan dari perusahaan Cirebon, ada korban lain yang melaporkan kejadian serupa. Ternyata Sh diketahui telah banyak melakukan perbuatan serupa dengan modus yang sama. Hal ini juga merupakan salah satu bahan pertimbangan pihaknya untuk melakukan penahanan.

”Kami khawatirkan kalau tidak ditahan, dia melakukan pengulangan tindak pidana. Karena dua minggu setelah laporan Cirebon masuk, tepatnya setelah satu minggu setelah mobilnya diamankan, datang lagi seseorang melaporkan bahwa mobilnya dipinjam Sh dan digadai,” terangnya. (run/r4)

Berita Lainnya

Dana Bantuan Korban Gempa Cair Pekan Ini

Redaksi LombokPost

Perpustakaan Cempi Jaya Banggakan Dompu

Redaksi LombokPost

Minyak Sumbawa Sangat Layak Menasional

Redaksi LombokPost

Puluhan Lampu Terpasang, Kota Bima Semakin Terang

Redaksi LombokPost

KPU Dompu Publikasikan Daftar Caleg Sementara

Redaksi LombokPost

Pelayanan RSUD Sumbawa Mulai Dibenahi

Jalan Teladan-Kelawis dan Batu Rotok Tuntas

Berkas SMKN Lunyuk Dikirim ke Kejaksaan

Istri Jadi TKW, GT Hamili Anak Kandungnya