Lombok Post
Bima - Dompu

Jangan Lagi Ngutang di Rentenir

SAMBUTAN: Wakil Wali Kota Bima HA Rahman H Abidin menyampaikan sambutan pada acara sosialisasi akses perbangkan di kantor PLUT Kota Bima, kemarin (22/8).

KOTA BIMA – Pemerintah Kota (Pemkot) Bima dan BRI Cabang Bima menjalin kerja sama akses permodalan. Kemitraan tersebut kini diperkuat BRI dengan memberikan akses permodalan pada usaha mikro kecil dan menengah (UMKM).

Sebagai langkah awal, BRI melaksanakan sosialisai produk dan akses permodalan. Kegiatan yang diikuti puluhan UMKM ini diselenggarakan di kantor pusat layanan usaha terpadu (PLUT) Kota Bima.

Kepala Diskoperindag Kota Bima Kaharuddin mengatakan, melalui kegiatan ini diharapkan UMKM bisa mendapatkan modal. Guna membesarkan usaha yang tengah dirintis.

a�?Ini merupakan solusi bagi warga. Dari pada mereka harus ngutang ke rentenir,a�? katanya saat menyampaikan sambutan, Senin (22/8) kemarin (22/8).

Kepala BRI cabang Bima Abdul Muin mengatakan, berbagai produk permodalan diluncurkan BRI saat ini. Diantaranya kredit usaha rakyat (KUR).

a�?Sebenarnya tidak susah untuk mendapatkan kredit untuk modal usaha. Hanya saja selama ini warga merasa terbebani dengan persyaratan yang diberikan,a�? ungkapnya saat memberikan sambutan.

Menurut dia, syarat yang diberikan tidak berat seperti izin usaha, daftar kekayaan dan persyaratan lainnya. Seharunya para pengusaha tidak terbebani dengan syarat tersebut, bila benar ingin meminjam modal usaha.

a�?Sudah banyak pengusaha kecil yang mengajukan pinjaman. Seperti salah satu nasabah kami yang dulu hanya minjam Rp 30 juta, karena usahanya terus berkembang kini dia minjam hingga Rp 1 miliar,a�? katanya memberikan contoh pengusaha yang sukses melalui program KUR.

Sementara itu Wakil Wali Kota Bima HA Rahman H Abidin mengatakan, meminjam modal di bank itu lebih nyaman ketimbang rentenir. Sebab kalau meminjam kerentenir, belum mulai usaha sudah ditagih utangnya.

a�?Sekarang akses permodalan sudah sangat mudah, apa kalian mau terus ngutang ke rentenir,a�? katanya.

Wakil Wali Kota mengatakan, ke depan pemerintah kota akan menitip dana jamina ke bank. Sehingga warga yang ingin mendapat bantuan modal usaha tidak lagi berhungungan dengan pemerintah kota, melainkan langsung ke bank. (nk/r4)

Berita Lainnya

IKKB Papua Barat Bantu Korban Gempa

Redaksi LombokPost

Etos Kerja Harus Meningkat selama Ramadan

Pemkot Bima Lanjutkan Perbaikan Infrastruktur Sisa Banjir

Redaksi LombokPost

Miliki Sabu, IRT Diringkus

Ops Ketupat Gatarin 2018 Dimulai

Masih Ditemukan Makanan Kedaluwarsa

Penataan Ama Hami Dilanjutkan

Berkas Ketua PDIP Kota Bima Dilimpahkan ke Kejaksaan

Redaksi LombokPost

KPU Kota Bima Mulai Lipat Surat Suara