Lombok Post
Giri Menang Headline

Seharusnya Pemerintah Malu!

MIRIS: Puluhan pelajar SMPN 4 Gerung, Lombok Barat nekat menghadang kendaraan yang melintas, kemarin. Itu dilakukan untuk sekadar meminta tumpangan pulang karena tidak adanya angkutan umum di daerah ini.

GIRI MENANG – Transportasi umum di Lombok Barat, kondisinya masih memprihatinkan. Banyak pelajar yang kebingungan mencari transportasi umum hanya untuk berangkat atau pulang sekolah.

Seperti yang dilakukan puluhan pelajar SMPN 4 Gerung ini. Ya, kemarin mereka terlihat nekat menghadang kendaraan yang melintas di jalur Bypass BIL. Itu dilakukan untuk mendapatkan tumpangan pulang sekolah. Mereka bahkan nekat memasang badan saat memberhentikan mobil yang lewat.

Eva, salah satu pelajar SMPN 4 Gerung menuturkan, hal ini dilakukanA� karena akses ke rumahnya cukup jauh. Selain itu, hingga saat ini tidak tersedia kendaraan umum maupun kendaraan perintis. a�?Tidak ada kendaraan buat pulang,a�? ujarnya.

Ia mengaku, aksi ini dilakukan sejak lama. Setiap pulang, ia bersama teman yang lain menghadang setiap kendaraan melintas di seputaran Giri Menang Square.

Siswa lainnya, Kartina menyesalkan nasib yang dialami bersama teman sekolah lainnya. Ia tidak melihat ada perhatian pemerintah Lombok Barat. Padahal menurutnya, ia merupakan generasi yang akan meneruskan pemerintahan di Lombok Barat.

a�?Ini kita kan generasi muda, seharusnya pemerintah lebih mempersiapkan kita dengan baik,a�? keluhnya.

Rutinitas ini dilakukan sebagian siswa tanpa menghiraukan keselamatan mereka. Kartina mengaku, bahkan beberapa diantara mereka tak jarang diserempet mobil yang tidak mau memberikan tumpangan.

Ia mengaku, hal ini dilakukan karena kendaraan umum jarang melintas di kawasan tersebut. Fenomena ini mengundang keprihatinan para pengguna jalan. Mirna, salah satu pengendara mobil mengaku khawatir dengan aksi nekat siswa SMPN 4 Gerung. Ia berharap pemerintah setempat harus segera menyikapi masalah ini.

Kondisi ini harusnya membuat para pemangku kebijakan di Pemkab Lombok Barat malu. Pemerintah harus segera menyediakan angkutan transportasi bagi pelajar. Sebab jika dibiarkan terus menerus, akan membawa dampak yang buruk. a�?Bisa-bisa mereka kecelakaan ditabrak kendaraan yang melintas,a�? tandasnya.

Dikonfirmasi via telepon, Kabid Dikdas Dikpora Lobar Haerudin mengatakan akan melakukan koordinasi dengan pihak sekolah dan Dinas Perhubungan terkait kendaraan perintis.

Ia mengakui jika hal ini cukup memperihatinkan. Sementara ini, ia juga telah berkoordinasi dengan sejumlah SKPD yang memiliki randis untuk mengangkut pelajar tersebut. a�?Segera kita akan lakukan koordinasi,a�? pungkasnya (fer/r6)

Berita Lainnya

Kematian Bayi Lotim Menurun

Redaksi LombokPost

Harga Kedelai dan Kacang Tanah Melonjak

Redaksi LombokPost

Penyeberangan di Pelabuhan Lembar Molor

Redaksi LombokPost

Tiga Desa dan Dua Sekolah Diaudit Khusus

Redaksi LombokPost

Polres Loteng Siap Bersinergi Dengan Media

Redaksi LombokPost

PDIP Panaskan Mesin Partai

Redaksi LombokPost

Bangun Tidur, Begal Dicokok Polisi

Redaksi LombokPost

Pak Jokowi, Bebaskan Baiq Nuril!

Redaksi Lombok Post

Penangan Pascagempa Lamban

Redaksi LombokPost