Lombok Post
Bima - Dompu

Warga Tuntut Pencabutan HGU PT SA

rusuh demo bentrok

DOMPU – Ratusan massa gabungan dari Kecamatan Tambora dan Kecamatan Sanggar, Senin (22/8) kemarin (22/8) menggelar aksi menuntut pencabutan Hak Guna Usaha (HGU) PT Sanggar Agro (SA). Aksi yang dimulai sekitar pukul 10.00 Wita dilakukan dengan berjalan kaki dari Desa Oi Katupa Kecamatan Tambora.

Rencananya, massa aksi akan berjalan kaki sampai Kantor DPRD Kabupaten Bima di Kota Bima. Sepanjang jalan yang dilalui, massa meneriakkan sejumlah tuntutan terhadap PT SA.

Koordinator Lapangan (Korlap) aksi, Rian LMND kepada Radar Dompu (Lombok Post Group) menyebutkan, ada tiga tuntutan utama dalam aksi tersebut. Pertama, menuntut pencabutan HGU PT SA oleh Pemda Kabupaten Bima.

“Kami mewakili masyarakat Kecamatan Sanggar dan Tambora secara tegas meminta bupati Bima untuk segera mencabut HGU PT SA. Sebab keberadaan PT SA sudah meresahkan masyarakat,” tegasnya.

Tuntutan kedua, PT SA diminta bertanggungjawab atas penggusuran taman pemakaman umum di Desa Oi Katupa. Tindakan tersebut dinilai sebagai bentuk kezaliman terhadap kepentingan masyarakat umum.

“Dengan alasan apapun, kami meminta PT SA bertanggungjawab,” kata dia.

Selanjutnya, massa meminta Pemda Bima untuk mensertifikatkan kembali lahan masyarakat yang dituding telah diserobot PT SA. Khususnya lahan yang berada di wilayah Kecamatan Sanggar dan Tambora.

“Lahan itu adalah milik masyarakat yang diserobot PT SA. Karena itu Pemda Kabupaten Bima harus bertanggungjawab untuk mensertifikatkan kembali lahan tersebut atas nama masyarakat,” tegas Rian. (fir/r4)

Berita Lainnya

IKKB Papua Barat Bantu Korban Gempa

Redaksi LombokPost

Etos Kerja Harus Meningkat selama Ramadan

Pemkot Bima Lanjutkan Perbaikan Infrastruktur Sisa Banjir

Redaksi LombokPost

Miliki Sabu, IRT Diringkus

Ops Ketupat Gatarin 2018 Dimulai

Masih Ditemukan Makanan Kedaluwarsa

Penataan Ama Hami Dilanjutkan

Berkas Ketua PDIP Kota Bima Dilimpahkan ke Kejaksaan

Redaksi LombokPost

KPU Kota Bima Mulai Lipat Surat Suara