Ekonomi Bisnis

Kesadaran Berasuransi Masih Minim

MATARAM – Peluang industri asuransi masih terbuka lebar. Namun sayangnya, masyarakat yang sadar berasuransi masih sangat kecil, hanya sekitar lima persen.

Manager Unit Syariah Asuransi Astra Baihaqi menyampaikan, masyarakat beranggapan asuransi mahal dan hanya diperuntukkan bagi masyarakat golongan menengah ke atas.

a�?Padahal saat ini asuransi sudah terjangkau dan setiap orang harus memilikinya,a�? katanya disela-sela acara Serah Terima Unit Ambulance Gratis ALIF dan Asuransi Astra, kemarin (23/8).

Maka dibutuhkan strategi khusus yang perlu dikembangkan untuk mengenalkan asuransi kepada masyarakat. Salah satunya melakukan sosialisasi dan mengedukasi asuransi kepada masyarakat.

a�?Harus lebih meningkatkan pemahaman dan edukasi mengenai pentingnya asuransi bagi masyarakat di segala lapisan,a�? jelasnya.

Secara khusus, perkembangan asuransi syariah dinilai cukup menarik. Bahkan aset yang dimiliki Asuransi ASTRA mencapai Rp 960 miliar di unit syariah. Di mana bisnis unit syariah lebih fokus ke segmen kecil.

a�?Di sana pasar syariah, kalau konvensional kan menyasar koorporasi,a�? imbuhnya.

Deputi Bidang Pengawasan Bank OJK NTB Hj Aprillah HS menambahkan, untuk meningkatkan penetrasi asuransi diperlukan sosialisasi dan edukasi. Lembaga jasa keuangan non bank harus memperbaiki permintaan dari masyarakat melalui dua hal tersebut.

a�?Bila perlu ada penambahan agen-agen, agar keterjangkauan produk lebih luas dan masyarakat lebih mengenal,a�? katanya.

Dalam hal ini yang paling diharapkan adalah kerja sama lembaga keuangan, pasar modal dan asuransi juga harus berkontribusi kepada perekonomian nasional. Di mana diharapkan asuransi mikro yang akan memberikan lebih banyak kontribusi kepada perekonomian.

a�?Saat ini kontribusi asuransi kepada perekonomian masih sangat kecil, tapi kita harapkan dari asuransi mikro nantinya akan mendongkrak kontribusi kepada perekonomian nasional,a�? tandasnya. (ewi/r3)

Related posts

Pertamina Langgar Putusan MK

Iklan Lombok Post

Setahun, Lobar Hasilkan 1.400 Ton Gula Aren

Redaksi Lombok post

Ditjen Pajak Kejar Pekerja Seni

Redaksi Lombok post