Lombok Post
Metropolis

76 WNA Dideportasi dari NTB

SERBU NTB: Seiring perkembangan sektor wisata, keberadaan TKA semakin marak. Sebagian besar bekerja sebagai instruktur penyelam.

MATARAM – Jumlah Warga Negara Asing (WNA) yang dideportasi oleh Imigrasi Mataram mengalami peningkatan dari tahun ke tahun. Selama periode Januari hingga Agustus tahun ini, tercatat sudah 76 WNA yang dipulangkan paksa ke negara asalnya. a�?Selama 8 bulan terakhir saja sudah 76 yang kita deportasi,a�? kata Kepala Pengawasan dan Penindakan Imigrasi Mataram Agung Wibowo, kemarin (24/8).

Rata-rata pelanggaran yang dilakukan adalah lama tinggal yang melebihi batas waktu alias overstay dan penyalahgunaan izin tinggal. Di samping itu, pihaknya juga mendapati imigran gelap yang datang ke Indonesia tanpa membawa dokumen yang resmi.

a�?Imigran gelap dari Malaysia dan sudah berhasil tertangkap. Sekarang tengah di proses di pengadilan,a�? lanjutnya.

Sementara, untuk penyalahgunaan izin tinggal sendiri paling banyak ditemukan di destinasi wisata seperti Senggigi atau Gili Trawangan. Beberapa WNA kedapatan bekerja di usaha pariwisata padahal tidak mengantongi visa kerja. a�?Mereka ke sini pakai visa pelancong tetapi kenyataannya malah bekerja,a�? bebernya.

Kasus TKA ilegal tersebut ditengarai kian marak semenjak memasuki era Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA). Untuk itu, pihaknya berjanji akan semakin memperketat pengawasan di lapangan.

Salah satu terobosan yang dilakukan pihak imigrasi adalah dengan menyiapkan sistem atau aplikasi online untuk pelaporan WNA. Sehingga, pergerakan setiap WNA yang ada di NTB bisa terpantau dan termonitor. (uki/r7)

Berita Lainnya

Belum Satu pun Rumah Tahan Gempa yang Terbangun

Redaksi LombokPost

BPBD Tunggu Perintah Perkim

Redaksi LombokPost

Jembatan Sungai Jangkuk Sudah Lama Ambles, tapi Dicuekin!

Redaksi LombokPost

Anak Muda sampai Pengusaha Berebut Buat Karikatur

Redaksi LombokPost

Kartu Nikah Sebatas Wacana

Redaksi LombokPost

169 Formasi Gagal Terisi

Redaksi LombokPost

Sepakat, UMK Mataram Rp 2.013.000

Redaksi LombokPost

Target Diprediksi Meleset!

Redaksi LombokPost

Kurang Perhatian, Sungai Ancar Meluap

Redaksi LombokPost