Lombok Post
Metropolis

Ayo Nikah Sebelum 30 September!

E KTP
E KTP

MATARAMA�– Tidak perlu menunggu terlalu lama melajang jika sudah merasa mapan dan memiliki pekerjaan. Alangkah baiknya menikah disegarakan.

Namun, bagi yang mau menikah sebelum 30 September, segera urus E-KTP terlebih dahulu. Karena, jika tidak akan ada beberapa kesulitan yang dihadapi terkait adminitsrasi pernikahan.

a�?Kalau nggak ada E-KTP, nanti buat nerbitin buku nikahnya susah. Pihak KUA akan meminta E-KTP sebagai acuan untuk membuat buku nikah, tidak bisa menggunakan KTP manual,a�? kata H Ridwan, Kepala Disdukcapil Kota Mataram, kepada Lombok Post, kemarin.

Ini dinilai akan membuat susah pengantin baru dalam mendapatkan surat-surat nikahnya. Termasuk mengurus kartu keluarga serta yang lainnya.

Sesuai arahan Kementerian Dalam Negeri, Ridwan menjelaskan sebelum tanggal 30 September warga yang belum memiliki E-KTP harus segera membuat. Karena, ini akan berpengaruh terhadap administrasi pelayanan publik.

Bukan hanya dalam masalah menikah melainkan masalah lainnya. a�?Mulai dari urusan bank, membuat SIM, BPJS Kesehatan atau Ketenagakerjaan dan semuanya membutuhkan E-KTP,a�? terang Ridwan.

Waktu pembuatan E-KTP diminta disegerakan sebelum tanggal 30 September, karena ia menjelaskan pihak Kemendagri telah menjalin MoU dengan semua instansi pelayanan publik menggunakan E-KTP sebagai basis data utama kependudukan.

Sehingga, jika tidak memiliki E-KTP, masyarakat akan kesulitan mendapat pelayanan dari intansi pelayanan publik tersebut. a�?Kalau mau ngambil pinjaman di Bank atau mau buat SIM, otomatis tidak bisa kalau nggak punya E-KTP,a�? jelasnya.

Saat ini di Kota Mataram terdapat 99,87 persen warga yang sudah memiliki E-KTP. Jumlahnya sekitar 286.000 orang.

Beberapa warga yang masih belum memiliki E-KTP dijelaskan Ridwan disebabkan ada beberapa kemungkinan. Mulai dari warga tersebut bekerja di luar negeri, mahasiswa yang belajar di luar daerah hingga warga lansia yang tidak membutuhkan pelayanan publik.

a�?Masih ada beberapa warga yang merasa E-KTP belum perlu. Karena mobilitas mereka mungkin tidak tinggi. Misalnya hanya pergi ke sawah dan di rumah saja. Itu biasanya warga yang sudah lansia,a�? tandasnya. (ton/r5)

Berita Lainnya

Hati-Hati, Pohon Mulai Bertumbangan!

Redaksi LombokPost

Bikin Menu Nasiq Lobi Hingga Manuq Sebur Saus Lebui

Redaksi LombokPost

Ayo, Keruk Sungai Ancar!

Redaksi LombokPost

Korban Gempa Harus Nabung Stok Sabar

Redaksi LombokPost

Pol PP Mengeluh Lagi

Redaksi LombokPost

Evi: Kasihan Pak Sudenom

Redaksi LombokPost

Yang Lolos TKD Jangan Senang Dulu!

Redaksi LombokPost

Sekolah Sesak, ABK Terdesak

Redaksi LombokPost

Belum Satu pun Rumah Tahan Gempa yang Terbangun

Redaksi LombokPost