Lombok Post
Giri Menang Headline

Pak Bupati, Ini Akibat Galian C!

RUSAK PARAH: Jalan di Dusun Batu Kumbung Manggong, Desa Batu Kumbung nampak rusak parah akibat mobilitas puluhan truk yang mengangkut pasir.

GIRI MENANG – Aktivitas galian C di Dusun Batu Kumbung Manggong, Desa Batu Kumbung menuai protes warga. Puluhan truk membawa pasir yang melintas seiap hari. Akibatnya, jalan menjadi rusak. Itu kemudian enyulitkan warga saat melintas di jalan tersebut.

Kepala Desa Batu Kumbung Marni mengatakan, panjang jalan yang rusak mencapai satu kilometer lebih. Kondisi jalan pun terbilang parah. Terdapat lubang yang cukup dalam dan bergelombang.

a�?Rusak sekali, kalau masyarakat lewat pakai sepeda motor sudah gak nyaman,a�? ungkap Marni.

Kondisi jalan yang rusak, sudah dialami warganya sejak tiga tahun terakhir ini. Mereka tak berdaya ketika puluhan truk yang membawa pasir membuat jalan dusun Batu Kumbung Manggong rusak.

Menurut Marni, pihak desa tidak menutup mata atas kondisi tersebut. Terhitung lebih dari 10 kali rapat diadakan, guna menyikapi aktivitas galian C yang menyebabkan rusaknya jalan di desanya.

Kesepakatan pun tercapai dalam setiap rapat. Isinya meminta pengusaha untuk tidak lagi melakukan aktivitas galian C di wilayah tersebut. Hanya saja, para pengusaha tak pernah menjalankan kesepakatan tersebut.

a�?Ada mungkin sepuluh kali kita rapat, minta mereka untuk berhenti, tapi tidak pernah dijalankan,a�? aku dia.

Menurut Marni, warganya sudah mulai kehilangan kesabaran terkait rusaknya jalan tersebut. Beberapa kali dia mendengar kabar bahwa warganya akan melakukan aksi.

a�?Sudah mau demo, tapi aparatur desa minta untuk bersabar dulu,a�? ungkapnya.

Lebih lanjut, dia menjelaskan, jalan yang rusak saat ini merupakan akses vital bagi warganya. Menjadi jalur penghubung Dusun Batu Kumbung, Pengonong dan Kaliranget yang ada di Desa Batu Mekar.

a�?Itu jalan banyak dilewati warga, jadi wajar saja mereka kesulitan dengan rusaknya jalan saat ini,a�? terang dia.

Atas rusaknya jalan tersebut, pihak desa telah berkali-kali melaporkan ke kabupaten. Harapannya aktivitas galian C yang merugikan warganya bisa ditindak tegas. Apalagi dia menduga galian C tidak mengantongi izin.

Namun, Pemkab Lombok Barat seolah menutup mata terkait permasalahan tersebut. Marni mengaku, orang dari pemkab sering datang melihat aktivitas galian C tersebut.

Sayangnya, tidak ada tindak lanjut dari pengecekan mereka di lapangan. a�?Sering datang orang kabupaten, tapi tidak ada tindak lanjut. Kalau seperti itu, buat apa mereka sering turun,a�? kritik dia.

Selain itu, Marni berharap Pemkab Lobar bisa memback up desa sepenuhnya. Mengawasi izin terkait aktivitas galian C di wilayahnya. a�?Dulu itu kan pernah ditutup, tapi gak tahu sekarang kok masih beroperasi. Saat kita tanyakan izinnya, mereka (Pengusaha galian C, Red) bilang ada izin, padahal desa sama sekali tidak mengeluarkan rekomendasi,a�? tandas Marni.

Terpisah, Kepala Satpol PP Lobar Baiq Yeni Satriani Ekawati meminta Kasi Trantib dan anggota Linmas di Kecamatan Lingsar bisa lebih pro aktif. Bila ada peristiwa yang meresahkan warga, seperti aktivitas galian C, bisa melakukan peringatan terhadap pengusaha.

a�?Kita coba manfaatkan anggota Linmas dan Kasi Trantib ya. Kalau sudah diperingati tapi tetap bandel, ya kita turun,a�? tegas dia.

Yeni berjanji, pihaknya akan segera turun ke lokasi. Melihat aktivitas galian C tersebut. Hanya saja sebelum bertindak, Satpol PP akan berkoordinasi dengan Dinas Pertambangan terlebih dahulu.

a�?Kita lihat dulu nanti apakah ada izinnya atau tidak. Tapi pasti Satpol PP akan turun,a�? janji dia. (dit/r6)

Berita Lainnya

Polres Loteng Siap Bersinergi Dengan Media

Redaksi LombokPost

PDIP Panaskan Mesin Partai

Redaksi LombokPost

Bangun Tidur, Begal Dicokok Polisi

Redaksi LombokPost

Pak Jokowi, Bebaskan Baiq Nuril!

Redaksi Lombok Post

Penangan Pascagempa Lamban

Redaksi LombokPost

SMPN 3 Jonggat Terapkan Pembelajaran Berbasis Siswa

Redaksi LombokPost

Pemkab Loteng Siapkan Nikah Massal Gratis

Redaksi LombokPost

Hati-Hati, Pohon Mulai Bertumbangan!

Redaksi LombokPost

Jaksa Kumpulkan 96 Kades Terpilih

Redaksi LombokPost