Lombok Post
Metropolis

Pasar Murah, Rasa Swalayan

pasar 2
TRANSAKSI: Beberapa konsumen membeli kebutuhan pokok di Pasar Murah yang digelar Diskoperindag Kota Mataram di Kantor Camat Ampenan, Rabu (24/8).

MATARAMA�– Mulai Rabu (24/8) kemarin, Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Kota Mataram, menggelar Pasar Murah. Pasar murah ini rencananya akan digelar di enam titik lokasi.

Lokasi pertama di Kantor Camat Ampenan yang sudah berlangsung, kemarin. Pasar murah ini disebut Diskoperindag sebagai upaya pemerintah untuk mengendalikan harga beberapa komuditas bahan pokok yang harganya masih tinggi.

a�?Kita mau kendalikan harga sebagian bahan pokok yang masih tinggi,a�? kata Kabid Perdagangan Uun Pujianto.

Beberapa bahan pokok yang masih sulit turun, antara lain daging dan gula. Uun melihat persoalan dua komuditas itu masih karena alasan klasik, yakni stok terbatas dan arus distribusi yang panjang.

Karena itu, ia mengaku telah mengajak sekitar 12 distributor dan toko modern ikut terlibat dalam pengendalian harga. a�?Kita sebar dalam 12 titik, warga bisa membeli dengan harga di bawah rata-rata harga pasar,a�? imbuhnya.

Pemilihan banyak tempat juga ada kaitannya untuk memeratakan penyebaran barang ke masyarakat. Dengan demikian, warga bisa memperoleh harga kebutuhan pokok dengan harga lebih baik di pasaran.

a�?Setidaknya cara ini bisa membantu masyarakatA� untuk memenuhi kebutuhan bahan pokok di tengah harga barang yang masih tinggi,a�? ulasnya.

Uun menambahkan, kegiatan ini merupakan rangkaian dari kegiatan menyambut ulang tahun Kota Mataram yang ke-23 yang jatuh pada tanggal 31 Agustus mendatang. Bahkan di hari puncak, tutur dia, semua outlet, gerai dan toko modern diminta untuk memberikan diskon khusus untuk barang-barang yang dijual.

a�?Jadi pertanggal 31, kita minta semua memberi diskon. Toh ini untuk menyambut hari lahir Kota Mataram. Saya harap semua pedagang bisa patuh. Pokoknya semua pasar modern, mal, supermarket harus beri diskon,a�? tegas Uun.

Surat imbauan segera disebar. Tinggal menunggu tanda tangan wali kota, untuk mengajak para penguasah berpartisipasi dalam kegiatan ulang tahun kota. a�?Toh ini cuma sehari kan,a�? ujarnya.

Dari pantauan Lombok Post kemarin, penjual di pasar murah didominasi pasar Modern. Beberapa warga mengaku puas, karena bisa mendapat barang yang diinginkan dengan harga di bawah harga pasar.

a�?Daging A�ayam, seharga Rp 27.500 ya cukup murah jika dibanding di pasar, RP 30 ribu, lalu telur juga satu tray, bisa beli dengan harga Rp 33 ribu. kalau di pasar Rp 36 ribu,a�? kata Neni, salah satu pembeli.

Namun ia berharap Pasar Murah tidak hanya didominasi pasar modern. Karena barang yang dijual terbatas. Ia mencontohkan untuk gula yang ada cuma gula bermerk, dengan harga Rp 18 ribu perkilogramnya.

a�?Padahal kita cari gula biasa yang murah itu, dengan kisaran harga Rp 13 ribu itu. Tapi nggak ada,a�? keluhnya. (zad/r6)

Berita Lainnya

Ahyar Bakal Evaluasi Muslim

Redaksi LombokPost

UMK Jadi Pertimbangan Kenaikan Upah Honorer

Redaksi LombokPost

Hindari Berkendara Saat Hujan Lebat

Redaksi LombokPost

Pembuatan RISHA Kini Masalahnya Kekurangan Tukang

Redaksi LombokPost

Modal Awal Rp 800 Ribu, Kini Omzetnya Rp 2,5 Juta Sehari

Redaksi LombokPost

Hujan Deras, PDAM Tetap Ngadat

Redaksi LombokPost

Penyakit Menular Serang Anak Pengungsi

Redaksi LombokPost

Waspada ! Semua Pohon Berpotensi Tumbang!

Redaksi LombokPost

Lahan Menyempit, Petani Terjepit

Redaksi LombokPost