Tanjung

Pemkab Akan Tata Ulang Pelabuhan Bangsal

TANJUNG – Wakil Bupati Lombok Utara Sarifudin menegaskan pemkab akan segera mengambil langkah untuk menertibkan dan menata Pelabuhan Bangsal.

a�?Kita banyak terima informasi baik yang positif maupun negatif di Pelabuhan Bangsal,a�? ungkapnya pada wartawan usai menghadiri rapat penertiban dan penataan Pelabuhan Bangsal di aula kantor Bupati Lombok Utara, kemarin (24/8).

Wabup mengaku menerima informasi dari bupati. Salah satunya ketika ada seorang peneliti yang sempat datang ke Lombok mau ke Gili Trawangan. Tetapi kesan yang didapat peneliti tersebut justru mengecewakan. Khususnya terkait keberadaan porter dan guide.

a�?Dia kecewa karena saat akan menyeberang ke Gili Trawangan, barang bawaannya dibawa oleh porter sampai tiga kali berpindah tempat dan ujung-ujungnya dia disuruh membayar uang cukup besar mencapai Rp 1 juta lebih,a�? ungkapnya.

Kemudian, ada lagi pengaduan dari wisatawan lain. Wisatawan yang sudah memiliki tiket untuk naik fastboat, tetapi dibawa dan dinaikkan ke publik boat.

a�?Tentu kami respon ini sebagai masukan dan akan ditindaklanjuti dengan melakukan penertiban. Hari ini (kemarin) kita rapat dengan semua unsur,a�? tandasnya.

Lebih lanjut, Sarifudin mengatakan, untuk menata dan menertibkan Pelabuhan Bangsal, pemkab sudah menyiapkan beberapa langkah. Diantaranya dengan melengkapi fasilitas terminal yang ada.

a�?Untuk terminal kita akan siapkan seperti lahan parkir atau rest area,a�? ujarnya.

Kedepannya, terminal Bangsal nanti juga akan dilengkapi lahan parkir yang lebih memadai bagi wisatawan yang datang.

a�?Kita akan buat satu pintu. Yang mau masuk Bangsal bisa parkir di sana, jadi bisa dikontrol setiap orang yang masuk,a�? katanya.

Sedangkan untuk wisatawan yang ingin menginap di tiga gili, pemkab akan memberikan porsi bagi masyarakat. Karena saat ini di Bangsal sudah banyak tempat parkir yang disediakan oleh warga sekitar.

a�?Kita akan berdayakan juga masyarakat. Nanti kita atur retribusinya, karena selama ini parkir milik warga itu belum memberikan retribusi,a�? ungkapnya.

Selain itu, Sarifudin juga berharap koordinasi petugas antar instansi di lapangan harus lebih baik lagi. Karena hingga saat ini masih ada petugas yang tidak disiplin. a�?Kalau sampai ada petugas yang main-main, kita akan tindak langsung,a�? cetusnya.

Khusus untuk guide dan porter yang berada di Bangsal, Sarifudin mengungkapkan, pihaknya juga akan menyediakan ID card yang harus digunakan saat bertugas. Ini untuk meminimalisir oknum-oknum yang bertindak semaunya di Bangsal.

Menurutnya, dengan penataan ini, jika memang SDM yang dibutuhkan masih kurang maka akan ada penambahan.

a�?Di Teluk Nara juga kita siapkan seperti itu. Sudah ada lahan yang akan disiapkan untuk rest area dan parkir ini,a�? pungkasnya. (puj/r7)

Related posts

Pelabuhan Bangsal dengan Carik Ingin Ditukar Guling

Tenang, RSUD Tak Kekurangan Dokter

Redaksi Lombok post

Pemerintah Terjunkan Psikiater dan Psikolog

Redaksi LombokPost