Lombok Post
Selong

Zona Selamat Sekolah Picu Kecelakaan

BERBAHAYA: Inilah suasana penanda Zona Selamat Sekolah (ZoSS) yang kerap menimbulkan kecelakaan lalu-lintas di Anjani, Lombok Timur kemarin (25/8).

SELONGA�– Sejumlah kecelakaan lalu lintas terjadi di salah satu titik A�jalan raya Anjani, Lombok Timur (Lotim) sejak tiga pekan terakhir. Keberadaan A�rambu penanda Zona Selamat Sekolah (ZoSS) di kawasan tersebut justru menjadi pemicu kecelakaan. a�?Jalannya jadi licin, kalau hujan sangat berbahaya,a�? ujar Kabid Perhubungan Darat, Dishubkominfo Lotim Parhan.

Pengecatan yang dilakukan di jalan aspal itu ternyata berdampak pada menurunnya tingkat kekasaran jalan. Alih-alih membuat para pelajar lebih aman, cat merah yang kini menutupi aspal kerap membuat kendaraan yang melintas menjadi susah terkontrol. Ban kendaraan tidak mencengkram jalan dengan baik. a�?Ban motor saya tak lagi lengket, kalau injak rem pasti seperti ngepot,a�? ujar Gazali, seorang pengendara yang hampir terpeleset, kemarin.

Parhan menambahkan, pengecatan itu dilakukan Dirjen Perhubungan Darat, Kementerian Perhubungan RI. Perihal ZoSS yang justru membahayakan, ia mengaku tak tahu menahu prosedur dan proses pembuatannya. Terlebih status jalan lintas Anjani itu adalah jalan nasional. a�?Sebenarnya bukan tanggung jawab kami,a�? ujarnya.

Namun lantaran banyaknya kecelakaan yang terjadi, pihaknya mulai melakukan pemantauan intensif di sana. Sejumlah papan peringatan bagi pengendara untuk berhati-hati sudah dipasang. Untuk langkah lanjutan, hingga kini belum diputuskan, namun mengingat bahaya yang ditimbulkan, boleh jadi ZoSS akan dihilangkan. a�?Kemungkinan kami kembalikan seperti semula,a�? ujarnya.

Hal itu sudah dilakukan terhadap ZoSS lain di Wanasaba yang terbukti juga menyebabkan sejumlah kecelakaan. Penghapusan ZoSS di Wanasaba dimulai sejak Kamis dinihari. Karena cat yang sangat panjang, baru sebagaian kecil saja yang sudah terhapus. Rencananya pengerjaan kembali dilakukan saat tengah malam, ketika arus lalu-lintas cenderung sepi. a�?Sepertinya salah teknis, kalau di tempat lain ada juga tapi tak jadi licin dan membahayakan seperti itu,a�? pungkasnya. (yuk/r2)

Berita Lainnya

Memahami Potensi Pemuda

Redaksi LombokPost

IGI Pertanyakan Kebijakan Sukiman

Redaksi LombokPost

26 Oven Untuk Petani Tembakau Lotim

Redaksi LombokPost

Pembangunan Rumah Korban Gempa Lamban

Redaksi LombokPost

4564 Honorer Lotim Akan Dievaluasi

Redaksi LombokPost

Akhirnya Darmaga Labuhan Haji Dikeruk Juga!

Redaksi LombokPost

Ditilang, Siswa Madrasah Nangis Minta Pulang

Redaksi LombokPost

SKD Selesai, Banyak Formasi CPNS Lowong

Redaksi LombokPost

Waspada Calo PNS !

Redaksi LombokPost