Lombok Post
Headline Politika

Ini Tokoh Perempuan yang Berpotensi Bersaing di Pilgub NTB 2018

PEREMPUAN DALAM PEMILU: Koordinator Program Mampu BaKTI Nurjanah (kanan) saat berbincang dengan presenter Lombok Post TV membahas Pemilu serentak 2018 di Graha Pena Lombok, Kamis (1/9) lalu.

MATARAM – Saat ini figur perempuan tidak bisa dilepaskan dari pemilu. Ini setelah sejumlah figur perempuan sukses dalam pemilu, baik legislatif maupun pilkada.

a�?Tokoh perempuan masih menjadi daya tarik dalam pemilu nanti,a�? kata Koordinator Program Mampu Bursa Pengetahuan Kawasan Timur Indonesia (BaKTI) Nurjanah, kemarin (1/9).

Selain menghadirkan wajah baru dan pergeseran konfigurasi politik, pilkada serentak 2018 juga akan memunculkan sosok perempuan dan tokoh muda sebagai kepala daerah. Mereka kini menjadi magnet baru para pemilih.

Munculnya sosok perempuan memperlihatkan adanya harapan akan regenerasi pemimpin pada masa depan. Para pemilih menginginkan wajah-wajah segar yang menjadi alternatif.

Tak sedikit pula dari mereka sudah menunjukkan prestasi dan kinerja yang menonjol.

Meski demikian perlu ditetapkan sejumlah indikator calon pemimpin dari perempuan. Sehingga dengan rasa kepercayaan diri dapat mengusung perempuan dalam Pilgub 2018. a�?Ada beberapa figur potensial yang bisa dipertimbangkan publik dalam pilgub mendatang,a�? katanya.

Pertama, Hj Baiq Diyah Ratu Ganefi yang dua periode lolos menjadi anggota DPD RI dengan perolehan suara siginifikan. Ini menunjukkan kepercayaan publik pada perempuan cukup tinggi. Kedua, Hj Robiatul Adawiyah yang juga sebagai anggota DPD RI Dapil NTB.

Kemudian ada Hj Wartiah yang getol menyuarakan persoalan anggaran untuk perempuan yang sekaligus mempunyai senjata politik sebagai Ketua DPW PPP NTB.

Tak ketinggalan ada pula Ketua DPRD NTB Hj Baiq Isvie Rupaeda yang juga memiliki kendaraan politik sebagai Sekretaris DPD I Partai Golkar NTB. a�?Nama-nama ini saya kira sangat berpotensi ikut berperang dalam pilgub mendatang,a�? ujarnya.

Diakui, tidak hanya sebagai gender menjadi daya tarik. Akan tetapi memiliki parpol merupakan hal yang sangat strategis untuk diperhatikan. Karena jika melihat calon secara perseorangan juga akan sulit dicapai.

Menurutnya, dengan adanya perempuan yang memiliki senjata parpol akan sangat penting dalam menyusun strategi bagi figur politik perempuan kedepan. Sehingga memiliki peluang signifikan mengikuti pertarungan di tahun 2018.

Karena itu para figur tersebut sudah seharusnya mulai melangkah, bahkan bila perlu berlari. Caranya membangun komunikasi awal pada parpol.

a�?Bisa juga mereka bersatu, kemudian menawarkan satu orang, dengan catatan memiliki kompetensi yang akan ditawarkan pada parpol,a�? pesannya. a�?Sehingga memiliki posisi keuntungan tinggi untuk parpol dan dapat dipertimbangkan keterpilihan mereka untuk mengusung perempuan,a�? imbuh Nurjanah.

Melihat fenomena pilkada terakhir cukup banyak figur perempuan yang terpilih. Artinya dengan figur perempuan masih menjadi daya tarik publik.

Tinggal bagaimana mereka dapat membangun komunikasi yang baik terhadap parpol. Untuk meyakinkan bahwa perempuan sangat layak berpertarung dalam pilkada 2018.

Sementara, pengamat politik dari IAIN Mataram Agus menambahkan, partai besar yang sudah tuntas dengan calon Gubernur NTB, akan melirik figur perempuan.

Karena politisi perempuan saat ini sedang naik daun. Di beberapa daerah, politisi perempuan berhasil meraih kursi nomor satu. Seperti di Kabupaten Bima di mana Hj Indah Damayanti Putri menjadi bupati.

Gerakan gender dinilai tidak bisa diabaikan. Apalagi organisasi sosial sudah berhasil mengubah cara pandang masyarakat tentang perempuan dalam politik.

Agus mengatakan, perempuan saat ini sudah menyadari haknya sebagai manusia yang sama kedudukannya dengan laki-laki dalam politik. Meskipun demikian, kinerja para pemimpin muda itu masih harus diuji. (ewi/r7)

Berita Lainnya

Polres Loteng Siap Bersinergi Dengan Media

Redaksi LombokPost

PDIP Panaskan Mesin Partai

Redaksi LombokPost

Bangun Tidur, Begal Dicokok Polisi

Redaksi LombokPost

Pak Jokowi, Bebaskan Baiq Nuril!

Redaksi Lombok Post

Penangan Pascagempa Lamban

Redaksi LombokPost

SMPN 3 Jonggat Terapkan Pembelajaran Berbasis Siswa

Redaksi LombokPost

Pemkab Loteng Siapkan Nikah Massal Gratis

Redaksi LombokPost

Hati-Hati, Pohon Mulai Bertumbangan!

Redaksi LombokPost

Jaksa Kumpulkan 96 Kades Terpilih

Redaksi LombokPost