Lombok Post
Kriminal

Hanya Dua Orang Hadir di Sesi Rehabilitasi Perdana

TAMPAK SEGAR: Reza Artamevia usai menjalani rehabilitasi sesi pertama di Kantor BNNP NTB, di Mataram, beberapa waktu lalu.

MATARAM – Reza Artamevia dan Devina, mulai menjalani rehabilitasi sesi pertama di BNN Provinsi NTB, kemarin (5/9). Datang sekitar pukul 10.00 Wita, Reza didampingi kuasa hukumnya Muhammad Kamil dan adik kandungnya Aska Gempita. Ia, langsung menuju salah satu ruangan di lantai II Kantor BNNP NTB.

Kepala BNNP NTB Kombes Pol Sriyanto mengatakan, sesi pertama ini mengagendakan konseling untuk Reza dan Devina. Mencari solusi agar kedua orang tersebut, tidak kambuh dan mengkonsumsi narkotika kembali.

a�?Ngobrol untuk penguatan saja, sehingga mereka lebih kuat dan tidak terpengaruh ketika ada orang yang menawarkan menggunakan narkoba,a�? kata Sriyanto.

Pantauan koran ini, dari empat orang yang seharusnya menjalani rehabilitasi, hanya dua yang hadir, yakni Reza dan Devina. Sedangkan, Richard dan Yuti tidak nampak di kantor BNNP NTB.

Terkait itu, Sriyanto mengatakan Richard dan Yuti, rencananya akan datang besok (Hari ini, Red). Pihaknya pun tidak mempermasalahkan ketidakhadiran keduanya pada hari ini (kemarin,Red). Sebab, BNNP NTB telah menetapkan jadwal rehabilitasi di hari Senin dan Selasa.

a�?Gak masalah, kalau tidak hadir hari ini (kemarin, Red), besok (hari ini, Red) bisa datang. Kebetulan juga, dokter yang menangani Richard dan Yuti saat ini sedang sakit,a�? jelasnya.

Sementara itu, Kabid Rehabilitasi BNNP NTB Yolly Dahlia mengatakan, dalam satu minggu, Reza Cs. akan menjalani dua sesi rehabilitasi rawat jalan. Tujuannya untuk memudahkan tim dokter dalam melakukan observasi. Selain menjalani konseling dengan tim dokter, Reza bersama Devina melakukan tes urine. a�?Kalau misalkan nanti ada tanda-tanda atau dicurigai ada pemakaian bisa terlihat,a�? ujarnya.

Sementara itu, usai menjalani konseling, sekitar pukul 15.40 Wita, Reza dan Devina keluar dari kantor BNNP NTB. Terkait isi materi konselingnya, Reza mengatakan hanya curhat kepada tim dokter. Berbicara dari hati-hati, terkait proses penyembuhannya.

a�?Cuma ngobrol saja, sesuai dengan prosedur. Doakan saja yang terbaik,a�? kata Reza singkat.

Saat disinggung apakah dirinya langsung bertolak ke Jakarta atau tinggal di Mataram, sembari menunggu jadwal sesi rehabilitasi kedua, Reza enggan berkomentar. Dirinya langsung bergegas menuju kendaraan yang telah menunggunya.(dit/r2)

Berita Lainnya

Buron Pembegalan Wisatawan Tertangkap di Sekotong

Redaksi LombokPost

Lagi, Pelajar di Lombok Tengah Terseret Kasus Narkoba

Redaksi LombokPost

Ombudsman RI Pantau Kasus Buku Kemenag

Redaksi LombokPost

Dana Rehabilitasi Sekolah Melonjak Rp 1,2 Miliar

Redaksi LombokPost

Bangun Tidur, Begal Dicokok Polisi

Redaksi LombokPost

Gubernur Yakin Kemampuan Brimob

Redaksi LombokPost

Polda Kantongi Data Baru Kasus Pengadaan Buku Madrasah

Redaksi LombokPost

Berkas Banding Merger BPR Dilimpahkan

Redaksi LombokPost

Utamakan Langkah Preventif

Redaksi LombokPost