Lombok Post
Sumbawa

Ribuan Warga Belum Miliki e-KTP

Kepala Dinas Dukcapil KSB, Alwi

TALIWANG a�� Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Sumbawa Barat mengaku hingga kini masih terdapat sekitar 7.891 warga Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) yang belum memiliki kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP). A�A�A� Padahal, batas akhir perekaman KTP elektronik dari pemerintah pusat akan berakhir pada 31 September mendatang. Penduduk KSB yang wajib KTP sendiri mencapai 92 ribu.

KepalaA�A�Dinas Dukcapil KSB, AlwiA�A�tidak memungkiri jumlah wajib KTP elektronik di KSB yang belum melakukan perekaman masih cukup tinggi. Meski demikian, dengan kesiapan personelA�A�yang ada saat ini, dirinya optimis masyarakat yang belum melakukan perekaman data diri ini bisa dituntaskan sebelum 31 September mendatang.

a�?a��Kami optimis hingga 31 September mendatang perekamanA� KTP elektronik ini terealisasi sesuai target,a��a�� katanya.

Menurutnya, masih banyaknya wajib e-KTP yang belum melakukan perekaman. Masyarkat enggan mengurus dan melakukan perekaman. Kebiasaan masyarakat, mereka hanya mengurus administrasi kependudukan hanya ketika dibutuhkan. Terutama wajib KTP elektronik yang berusia lanjut. Faktor lain, kondisi wilayah yang sulit dijangkau kendaraan, sehingga masyarakat enggan mengurus kelengkapan administrasi untuk KTP elektronik ini.

Selain itu, terdapat beberapa wajib KTP elektronik yang belum melakukan perekaman dengan alasan masihA�A�berada di luar negeri. Terutama mereka yangA�A�bekerja sebagai tenaga kerja Indonesia (TKI) dan sejumlah kendala tenis lainnya.

a�?a��Langkah lain yang akan kami tempuhA�dalam waktu dekat ini dinas akan mengevaluasi kembali wajib KTP elektronik. Itu dilakukan untuk memastikan jumlah masyarakat yang benar-benar harus memiliki KTP elektronik,a��a�� katanya.

Dikatakan, selama ini dinas masih mengelola data wajib KTP elektronik secara global. Artinya, sejauh ini belum dilakukan pemisahan data wajib KTP yang berada di luar daerah atau menjadi TKI di luar negeri.

a�?a��Begitu juga bagi wajib KTP elektronik yang telah meninggal dunia. Pihak desa dan kecamatan selama ini juga tidak pernah melaporkan data warga yang meninggal ini ke pemerintah,a��a�� katanya.(is/r4)

Berita Lainnya

Dana Bantuan Korban Gempa Cair Pekan Ini

Redaksi LombokPost

Perpustakaan Cempi Jaya Banggakan Dompu

Redaksi LombokPost

Minyak Sumbawa Sangat Layak Menasional

Redaksi LombokPost

Puluhan Lampu Terpasang, Kota Bima Semakin Terang

Redaksi LombokPost

KPU Dompu Publikasikan Daftar Caleg Sementara

Redaksi LombokPost

Pelayanan RSUD Sumbawa Mulai Dibenahi

Jalan Teladan-Kelawis dan Batu Rotok Tuntas

Berkas SMKN Lunyuk Dikirim ke Kejaksaan

Istri Jadi TKW, GT Hamili Anak Kandungnya